Sabtu, 07 November 2026
07:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Rajput

Rajput

Bagikan:
Rajput

250px-Jaipur_03-2016_19_City_Palace_complex.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Selama berabad-abad lamannya penguasaan di bawah India utara, orang-orang Rajput membangun kuil-kuil
Klasifikasi Kasta maju
(kecuali di Karnataka)
Agama Hinduisme, Islam dan Sikhisme[1][2]
Bahasa Hindi-Urdu, Haryanvi, Bundeli, Chhattisgarhi, Marwari, Mewari, Bhojpuri,[3] Maithili,[4] Gujarati, Sindhi, Punjabi, Marathi, Pahari (Dogri)
Negara India dan Pakistan
Wilayah Rajasthan, Haryana, Gujarat, Uttar Pradesh, Eastern Punjab, Western Punjab, Himachal Pradesh, Uttarakhand, Jammu dan Kashmir, Azad Kashmir, Bihar, Jharkhand, Madhya Pradesh, Maharashtra,[5] dan Sindh

Rajput (dari Sansekerta rājaputra yang berarti "Anak Seorang Raja"), disebut juga Thakur,[6] adalah sekelompok besar kasta, badan kekerabatan, dan kelompok lokal multi-komponen, yang berbagi status sosial dan ideologi keturunan silsilah yang berasal dari anak benua India. Istilah Rajput mencakup berbagai klan patrilineal yang secara historis dikaitkan dengan pejuang: beberapa klan mengklaim status Rajput, meskipun tidak semua klaim diterima secara universal. Menurut para sarjana modern, hampir semua klan Rajput berasal dari komunitas petani atau penggembala.

Seiring waktu, Rajput muncul sebagai kelas sosial yang terdiri dari orang-orang dari berbagai latar belakang etnis dan geografis. Dari abad ke-12 hingga ke-16, keanggotaan kelas ini sebagian besar bersifat turun-temurun, meskipun klaim baru atas status Rajput terus dilakukan pada abad-abad berikutnya. Beberapa Kerajaan yang diperintah Rajput memainkan peran penting di banyak wilayah di tengah dan India utara sejak abad ketujuh dan seterusnya.

Populasi Rajput dan bekas negara bagian Rajput ditemukan di India utara, barat, tengah dan timur serta Pakistan selatan dan timur. Area-area tersebut antara lain Rajasthan, Delhi, Haryana, Gujarat, Punjab Timur, Punjab Barat, Uttar Pradesh, Himachal Pradesh, Jammu, Uttarakhand, Bihar, Madhya Pradesh dan Sindh.

Referensi

  1. ↑ Cohen, Stephen Philip (2006). The idea of Pakistan (Edisi Rev.). Washington, D.C.: Brookings Institution Press. hlm. 35–36. ISBN 978-0815715030. Diakses tanggal 18 Juli 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Lieven, Anatol (2011). Pakistan a hard country (Edisi 1st). New York: PublicAffairs. ISBN 9781610390231. Diakses tanggal 18 Juli 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Folk-lore, Volume 21". 1980. hlm. 79. Diakses tanggal 9 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Roy, Ramashray (1 Januari 2003). Samaskaras in Indian Tradition and Culture. Shipra Publications. hlm. 195. ISBN 9788175411401. Diakses tanggal 4 Maret 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Rajendra Vora (2009). Christophe Jaffrelot; Sanjay Kumar (ed.). Rise of the Plebeians?: The Changing Face of the Indian Legislative Assemblies (Exploring the Political in South Asia). Routledge India. hlm. 217. ISBN 9781136516627. [In Maharashtra]The Lingayats, the Gujjars and the Rajputs are three other important castes which belong to the intermediate category. The lingayats who hail from north Karnataka are found primarily in south Maharashtra and Marthwada while Gujjars and Rajputs who migrated centuries ago from north India have settled in north Maharashtra districts.
  6. ↑
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan