Sabtu, 03 Oktober 2026
17:04 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Rani Padmini

Rani Padmini

Bagikan:
Rani Padmini
250px-22Princess_Padmavati_ca._1765_Biblioth%C3%A8que_nationale_de_France%2C_Paris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Padmini dari abad ke-18
Informasi dalam cerita
GelarRani Mewar
AgamaHinduisme
PasanganRatan Sen (dalam Padmavat; dijuluki Ratan Singh dalam legenda lain)

Padmini, juga dikenal dengan nama Padmavati, adalah seorang ratu legendaris dari India pada abad ke-13 hingga ke-14. Sumber pertama yang menyebut namanya adalah Padmavat, puisi yang dibuat oleh Malik Muhammad Jayasi pada tahun 1540. Puisi ini (yang juga berisi unsur fantasi) mengisahkan kehidupan Padmavati, seorang putri yang sangat cantik dari Kerajaan Singhal (Sri Lanka). Penguasa Rajput di Benteng Chittor, Ratan Sen, mendengar kabar mengenai kecantikannya dari burung beo yang dapat berbicara yang bernama Hiraman. Setelah bertualang untuk mencarinya, ia berhasil menikahi Padmavati dan membawanya ke Chittor. Sultan Delhi Alauddin Khalji juga mendengar kabar mengenai kecantikannya dan mengepung Chittor untuk menikahinya. Banyak peristiwa yang terjadi selama peristiwa pengepungan ini hingga benteng Chittor akhirnya jatuh ke tangan musuh. Sementara itu, Ratan Sen gugur dalam pertarungan melawan Devpal, Raja Kumbhalner yang juga terpesona dengan kecantikan Padmavati. Sebelum Alauddin Khalji dapat merebut Chittor, Padmavati melakukan ritual Jauhar (bakar diri) untuk melindungi kehormatannya.

Adaptasi-adaptasi legenda yang dibuat sesudahnya menggambarkan Padmavati sebagai seorang ratu Hindu Rajput yang telah mempertahankan kehormatannya dari penyerbu Muslim. Seiring berjalannya waktu, ia mulai dianggap sebagai tokoh sejarah dan muncul dalam berbagai novel, drama, serial televisi dan film. Namun, meskipun Khalji memang pernah mengepung Chittor pada tahun 1303, isi legenda Padmini tidak diperkuat oleh bukti sejarah.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rani Padmini.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan