Kamis, 01 Oktober 2026
22:57 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Rama Widi

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Rama Widi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Rama Widi
Lahir
Rama Andikha Widi

31 Agustus 1985 (umur 41)
Pekerjaanmusisi
Orang tuaMathius Salempang (ayah)

Rama Widi yang memiliki nama lengkap Rama Andikha Widi (lahir 31 Agustus 1985) adalah pemain harpa pria pertama dan terbaik di Indonesia.[1]

Biografi

Rama Mulai belajar harpa pada tahun 2004 dibimbing oleh Julia Reth di Vienna Conservatory, vokal klassik dengan Robert Fontane, dan lulus dengan nilai luar (highest distinction) biasa pada tahun 2010 yang di mana setara dengan S2. Bersamaan dengan itu, Rama juga mengambil kuliah Musik Pädagogik (Music Education) dengan minor conducting orkestra dibimbing oleh Lazlo Gereb yang telah diselesaiakan pada tahun 2012. Telah mengikuti Masterclass dengan harpist-harpist ternama seperti Jana Bouskova (Czechs Republic), Marie Claire Jamet (France), Prof. Susann McDonald (USA), Elzbieta Smith (Poland), Erika Wardenburg (Netherland).[1][2]

Rama adalah seorang sosok nyata yang membuka dan membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar dan seorang figure inspiratif bagi generasi muda. Aktivitas lain selain bermain harpa yakni mengajar secara private dan sebagai entrepreneur. Pada bulan Juni 2016 Rama diundang untuk perform solo Ginastera Concerto diiringi oleh Vienna University Orchestra yang di mana salah satu Universitas tertua di Eropa yang mempunyai almamater terkenal seperti SIGMUN FREUD, BILLY WILDER, bahkan HEINZ FISCHER (Presiden Austria) dan mengutip alasan Conductor yang mengundang Rama "Agar dapat menjadi contoh bagi musisi klassik muda di Austria".[2]

Karier

Soloist

Rama Widi dikenal sebagai soloist dan telah perform solo dengan orkestra-orkestra ternama baik di Indonesia seperti Twilite Orchestra, Jakarta Chamber Orchestra, Capella Amadeus String Chamber Orchestra, maupun di Vienna seperti Symphonia Vienna Orchestra, Joseph Haydn Konzertverein dan telah tampil lebih dari 30 kali sebagai soloist orkestra (Ginastera Concerto, Debussy Danses, Mozart Concerto, Händel Concerto, Dittersdorf Concerto, Vivaldi Concerto, Malecjki Concertino, Saint Saens Morceau de Concert, Grandjany Aria, Singgih Sanjaya’s World Premier, Hari Poerwanto’s World Premier, Addie MS’s World Premier) terhitung dari tahun 2005.

Orchestra

Sebagai pemain orchestra, Rama penah menjabat menjadi Principal Harp di Symphonia Vienna (2010-2013) dan Thailand Philharmonic (2013-2014). Selain kedua Orkestra tersebut, Rama juga pernah bermain dengan Orkestra:

  1. Perguruan Cikini Orchestra
  2. Cikini Symphony Orchestra
  3. Twilite Orchestra
  4. Nusantara Symphony Orchestra
  5. Camerata Musica Vienna
  6. Joseph Haydn Konzertverein
  7. Konzerverein des Musikvereins 1837 St. Poelten Orchestra
  8. Orchester der Universitaetssaengerschaft Waltharia
  9. Goettingen Philharmonic
  10. Sinfonietta Del’arte
  11. Metropolitan Kammerorchester
  12. Camerata Schultz
  13. Kammeroper Orchestra Vienna
  14. Palestine National Orchestra

Selain bermain di dalam orkestra Simfoni, Rama juga pernah berpartisipasi sebagai harpist orkestra di beberapa opera productions:

  1. Cavalleria Rusticana karya P. Mascagni dengan Jakarta Chamber Orchestra, Bandung & Jakarta, Indonesia 2005
  2. L’Elisir D’Amore karya G. Donizzeti denganJoseph Haydn Konzertverein, Bruch an der Leitha, Austria 2008
  3. Drei Mäderlhaus karya F. Schubert denganJoseph Haydn Konzertverein, Bruch an der Leitha, Austria 2008
  4. The Turn of The Screw karma B. Britten denganSinfonia del’arte, Vienna, Austria 2009
  5. Gianni Schicci karya G.Puccini dengan Metropolitan Kammerorchester, Vienna, Austria 2011
  6. Belveder Opera Gala dengan Kammeroper Orchestra, Baden, Austria 2012

Tour dengan Orchestra

  • Europe Tour with Zoltan Kodaly World Youth Orchestra, 2007
  • Asian Tour with Symphonia Vienna Orchestra, 2008-2009
  • China Tour with Symphonia Vienna Orchestra, 2010-2011
  • China Tour with Symphonia Vienna Orchestra, 2012-2013
  • China Tour with Symphonia Vienna Orchestra, 2015-2016

Paduan Suara

Selain sebagai soloist dan pemain orkestra, Rama juga kerap melakukan kolaborasi dengan paduan suara membawakan 4 lagu paling terkenal untuk paduan suara dan harpa:

  1. Ceremony of Carol, B. Britten
  • Vienna Konservatory Choir, Ehrbar Saal Vienna, Austria 2006
  • Vienna Konservatory Choir, Bruch an der Leitha Stadttheater, Austria 2006
  • Chorus Discantus, Vienna, Austria 2009
  • Maranatha University Choir, Bandung, Indonesia 2010
  • Mahidol Music University Chamber Choir, Salaya, Thailand 2013
  1. Oratorio de Noel, C. Saint Saens
  • Konzert des Musikvereins 1837 St. Pölten Orchestra, St. Pölten, Austria 2007
  • Chor und Orchester der Universitätssängerschaft Waltharia, Vienna, Austria 2007
  1. 4 Choruses for female voices, harp, and 2 horns, J. Brahms
  • Female Choir of Vienna University, Vienna, Austria 2010
  1. Requiem, G. Faure

Dosen

  1. Biola di Institut Kesenian Jakarta; 2012 – 2013
  2. Chamber Music di Institut Kesenian Jakarta; 2012 – 2013
  3. Piano Iringan di Institut Kesenian Jakarta; 2012 – 2013
  4. Harpa di Mahidol University, Thailand; 2013-2014
  5. Chamber Music di Mahidol University, Thailand; 2013-2014

Kompetisi

  1. Josef Reinl Harp Competition, Munich, Jerman, 2009 (Finalist, no award)
  2. Soloist Competition, United Kingdom, 2010 (Finalist, no award)
  3. International Music Competition, Padova, Italy, 2011 (4th prize)

Presasti

Diskografi

  • Let The Music Play with Budapest Scoring Orchestra, 2017
  • Simply Vivaldi with Amadeus String Chamber Orchestra, 2007
  • Bodhigiri with Singapore Symphony Orchestra, 2010

Link

www.ramawidi.com

  1. 1 2 "Rama Widi, tersohor di Eropa karena harpa!". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2026-01-30.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. 1 2 Copied!, Kidung Swara Mardika Share Link (2013-04-18). "Rama Widi, Pemain Harpa Pria Dari Indonesia". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan