Minggu, 11 Oktober 2026
14:34 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Raja tikus

Raja tikus

Bagikan:
250px-Strasbourg%2C_Rat_King_retusche.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja tikus yang ditemukan pada tahun 1895.

Raja tikus adalah segerombolan tikus yang saling membelakangi dengan ekor yang saling membelit dan terikat sehingga membentuk lingkaran. Walaupun jarang sekali ditemui, tetapi fenomena ini menjadi terkenal di Eropa dan dianggap menjadi pertanda bencana besar, biasanya wabah.

Etimologi

Istilah "Raja tikus" merupakan pinjam terjemah dari bahasa Inggris Rat king, yang berasal dari bahasa Jerman [Rattenkönig] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) (raja tikus), yang juga dipinjam terjemah ke bahasa Prancis menjadi [roi des rats] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) (raja tikus). Istilah tersebut pada mulanya tidak ditujukan untuk hewan tikus, melainkan julukan bagi seseorang yang hidupnya bergantung kepada orang lain. Conrad Gesner dalam buku [Historia animalium] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) (1551–1558) menyatakan: "Beberapa orang berpendapat bahwa makin tua seekor tikus maka ia makin sehat, dan diberi asupan makanan oleh tikus-tikus yang lebih muda: ia disebut raja tikus." Martin Luther menyatakan: "Terakhir, ada Sri Paus, sang raja tikus yang berada di pucuk pimpinan." Kemudian istilah tersebut merujuk kepada seorang raja yang duduk di singgasana terbuat dari ekor-ekor tersimpul.[1]

Suatu penjelasan lain menyatakan bahwa pada mulanya dalam bahasa Prancis ia disebut [rouet de rats] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) (artinya "roda pintal [dari] tikus", dengan ekor tikus sebagai jari-jarinya), dan rouet ditulis roi (lengkapnya: [roi des rats] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) karena pada zaman dahulu oi dalam bahasa Prancis dilafalkan [we] (seperti rouet masa kini), tetapi lambat laun oi dilafalkan [wa], dan roi yang diucapkan [ʁwɛ] ("roda pintal") ditulis rouet sementara roi yang diucapkan [ʁwa] ("raja") tetap ditulis demikian sehingga pengertian [roi des rats] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) berubah menjadi "raja tikus".[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Hart, Martin (1982). Rats. Translated from 1973 Dutch edn by Arnold J. Pomerans. Allison & Busby. hlm. 66–67. ISBN 0-85031-297-3.
Ikon rintisan

Artikel bertopik zoologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan