Minggu, 01 November 2026
07:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Rahendra Kusnan

Rahendra Kusnan

Politisi Indonesia

Bagikan:
Rahendra Kusnan
250px-Rahendra_Kusnan%2C_Kami_Perkenalkan_%281954%29%2C_p102.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Perburuhan dan Sosial Indonesia ke-2
Masa jabatan
29 Januari 1948 –16 Januari 1950
PresidenSoekarno
Perdana menteriMohammad Hatta
Soesanto Tirtoprodjo
PendahuluSurastri Karma Trimurti
PenggantiMaas
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
16 Agustus 1950 –31 Desember 1966
PresidenSoekarno
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat
Masa jabatan
3 April 1950 –16 Agustus 1950
PresidenSoekarno
Daerah pemilihanRepublik Indonesia
Anggota Konstituante
Masa jabatan
14 Januari 1957 –9 November 1956
PresidenSoekarno
Informasi pribadi
Lahir(1909-03-11)11 Maret 1909
Meninggal22 Maret 1986(1986-03-22) (umur 77)
Partai politik  PNI

Rahendra Koesnan (11 Maret 1909 – 22 Maret 1986)[1] adalah seorang guru dan politikus Indonesia kelahiran Surakarta dan anggota Partai Nasional Indonesia (PNI).[2]

Riwayat Hidup

Pada zaman pemerintahan Hindia Belanda, ia bekerja sebagai Guru Sekolah di Purworejo. Kemudian, ia menjabat sebagai Pemimpin Sekolah Guru Putri di Surakarta. Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ia dipilih sebagai anggota KNIP dan Badan Pekerdja KNIP Pada bulan Januari 1948, ia menjabat sebagai pemegang jabatan Menteri Perburuhan dan Sosial dalam Kabinet Hatta. Ia pernah menjadi anggota Gabungan Sarikat Buruh Indonesia.[3]

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan