Senin, 28 September 2026
09:55 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Radang telinga

Radang telinga

Otitis
250px-Otitis_media_entdifferenziert2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SpesialisasiOtolaringologi

Otitis atau radang telinga adalah istilah umum untuk peradangan pada telinga atau infeksi telinga, infeksi telinga bagian dalam, infeksi telinga tengah, baik pada manusia maupun hewan. Bila terjadi infeksi, bisa jadi infeksi virus atau bakteri.[1][2] Bila terjadi peradangan akibat penumpukan cairan di telinga tengah dan tidak terjadi infeksi, maka dianggap sebagai Otitis media dengan efusi.[3] Otitis dibagi lagi menjadi berikut ini:

  • Otitis eksterna, melibatkan peradangan (baik infeksius maupun non-infeksius) pada liang telinga luar, terkadang meluas ke daun telinga atau tragus.[4] Otitis eksterna bisa akut atau kronis. Penyebabnya bisa karena jamur atau bakteri. Etiologi otitis eksterna akut yang paling umum adalah infeksi bakteri,[5] sedangkan kasus kronis sering dikaitkan dengan penyakit kulit yang mendasarinya seperti eksem atau psoriasis.[6] Bentuk ketiga, otitis eksterna maligna, atau otitis eksterna nekrotikans, adalah infeksi invasif yang berpotensi mengancam jiwa pada liang pendengaran eksternal dan tengkorak. Biasanya dikaitkan dengan infeksi Pseudomonas aeruginosa, bentuk ini biasanya terjadi pada orang tua dengan diabetes melitus, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.[7] Otomikosis adalah bentuk infeksi jamur dari Otitis Eksterna yang lebih umum di wilayah pesisir.
  • Otitis media, atau radang telinga tengah, melibatkan telinga bagian tengah. Pada otitis media, telinga terinfeksi atau tersumbat oleh cairan di belakang gendang telinga, di ruang telinga tengah yang biasanya berisi udara. Ini adalah infeksi yang paling umum dan sangat umum terjadi pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan. Kondisi ini terkadang memerlukan prosedur pembedahan yang disebut miringotomi dan pemasangan tabung.
  • Otitis interna, atau labirinitis, melibatkan telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam mencakup organ sensorik untuk keseimbangan dan pendengaran. Ketika telinga bagian dalam meradang, vertigo merupakan gejala yang umum. Gejala lain pada orang dewasa meliputi nyeri dan keluarnya cairan dari telinga atau masalah pendengaran. Gejala pada anak-anak dapat meliputi menangis berlebihan, menyentuh telinga, keluarnya cairan, dan demam.[8]

Penanganannya bisa berupa peningkatan cairan dan obat yang dijual bebas untuk mengelola gejala, hingga antibiotik yang diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan.[9]

Referensi

  1. ↑ "Ear Infection (middle ear)". Mayo Clinic. Diakses tanggal November 25, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Otitis". Medlineplus.gov. Diakses tanggal 18 Maret 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Otitis media with effusion". MedlinePlus. National Library of Medicine. Diakses tanggal November 25, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Medina-Blasini, Yiraima; Sharman, Tariq (2022), "Otitis Externa", StatPearls, Treasure Island (FL): StatPearls Publishing, PMID 32310515, diakses tanggal 2023-01-21
  5. ↑ Schaefer, Paul; Baugh, Reginald F. (2012-12-01). "Acute otitis externa: an update". American Family Physician. 86 (11): 1055–1061. ISSN 1532-0650. PMID 23198673.
  6. ↑ Wiegand, Susanne; Berner, Reinhard; Schneider, Antonius; Lundershausen, Ellen; Dietz, Andreas (2019-03-29). "Otitis Externa". Deutsches Ärzteblatt International. 116 (13): 224–234. doi:10.3238/arztebl.2019.0224. ISSN 1866-0452. PMC 6522672. PMID 31064650.
  7. ↑ Treviño González, José Luis; Reyes Suárez, Laura Lisset; Hernández de León, Jesús Eduardo (2021). "Malignant otitis externa: An updated review". American Journal of Otolaryngology. 42 (2): 102894. doi:10.1016/j.amjoto.2020.102894. ISSN 1532-818X. PMID 33429178. S2CID 231585754.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  8. ↑ "Otitis". Mayo Clinic. Diakses tanggal November 25, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "CDC Ear Infection Treatment". CDC. Diakses tanggal November 25, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan