Kamis, 15 Oktober 2026
02:43 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
RNA non-penyandi

RNA non-penyandi

Bagikan:
500px-NcRNAs-central-dogma.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peran-peran RNA non-penyandi: Ribonukleoprotein ditunjukkan dengan warna merah, RNA non-penyandi dalam biru.

RNA non-penyandi, RNA non-pengkode atau RNA non-kode (bahasa Inggris: non-coding RNA, ncRNA) adalah molekul RNA fungsional yang tidak ditranslasikan menjadi sebuah protein. Urutan DNA yang menjadi tempat RNA non-penyandi fungsional yang ditranskripsikan kerap dikenal sebagai sebuah gen RNA. Jenis-jenis RNA non-penyandi yang sering ditemui dan penting secara fungsional mencakup RNA transfer (tRNA) dan RNA ribosom (rRNA), beserta juga RNA-RNA kecil seperti RNA-mikro, siRNA, piRNA, snoRNA, snRNA, exRNA, scaRNA dan RNA non-penyandi panjang seperti Xist dan HOTAIR.

Jumlah RNA non-kode di dalam genom manusia masih belum diketahui; namun studi-studi bioinformatika dan transkriptomik terkini menyarankan bahwa terdapat ribuan transkrip-transkrip non-penyandi.[1][2][3][4][5][6] Banyak dari ncRNA yang baru diidentifikasi memiliki fungsi yang belum diketahui, bila ada.[7] Tidak ada konsensus mengenai seberapa banyak transkripsi non-penyandi yang fungsional: beberapa ahli yakin bahwa kebanyakan ncRNA adalah "RNA sampah" yang non-fungsional, transkripsi palsu,[8][9] sementara ahli-ahli lainnya menduga bahwa banyak transkrip non-penyandi memiliki fungsi yang belum ditemukan.[10][11]

Referensi

  1. ↑ Cheng J, Kapranov P, Drenkow J, Dike S, Brubaker S, Patel S, et al. (Mei 2005). "Transcriptional maps of 10 human chromosomes at 5-nucleotide resolution". Science. 308 (5725): 1149–1154. Bibcode:2005Sci...308.1149C. doi:10.1126/science.1108625. PMID 15790807. S2CID 13047538.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Thind AS, Monga I, Thakur PK, Kumari P, Dindhoria K, Krzak M, et al. (November 2021). "Demystifying emerging bulk RNA-Seq applications: the application and utility of bioinformatic methodology". Briefings in Bioinformatics. 22 (6). doi:10.1093/bib/bbab259. PMID 34329375.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Washietl S, Pedersen JS, Korbel JO, Stocsits C, Gruber AR, Hackermüller J, et al. (Juni 2007). "Structured RNAs in the ENCODE selected regions of the human genome". Genome Research. 17 (6): 852–864. doi:10.1101/gr.5650707. PMC 1891344. PMID 17568003.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Morris KV, ed. (2012). Non-coding RNAs and Epigenetic Regulation of Gene Expression: Drivers of Natural Selection. Caister Academic Press. ISBN 978-1-904455-94-3.
  5. ↑ Shahrouki P, Larsson E (2012). "The non-coding oncogene: a case of missing DNA evidence?". Frontiers in Genetics. 3: 170. doi:10.3389/fgene.2012.00170. PMC 3439828. PMID 22988449.
  6. ↑ van Bakel H, Nislow C, Blencowe BJ, Hughes TR (Mei 2010). Eddy SR (ed.). "Most "dark matter" transcripts are associated with known genes". PLOS Biology. 8 (5): e1000371. doi:10.1371/journal.pbio.1000371. PMC 2872640. PMID 20502517.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  7. ↑ Hüttenhofer A, Schattner P, Polacek N (Mei 2005). "Non-coding RNAs: hope or hype?". Trends in Genetics. 21 (5): 289–297. doi:10.1016/j.tig.2005.03.007. PMID 15851066.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Brosius J (Mei 2005). "Waste not, want not--transcript excess in multicellular eukaryotes". Trends in Genetics. 21 (5): 287–288. doi:10.1016/j.tig.2005.02.014. PMID 15851065.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Palazzo AF, Lee ES (2015). "Non-coding RNA: what is functional and what is junk?". Frontiers in Genetics. 6: 2. doi:10.3389/fgene.2015.00002. PMC 4306305. PMID 25674102.
  10. ↑ Mattick J, Amaral P (2022). RNA, The Epicenter of Genetic Information : A New Understanding of Molecular Biology. CRC Press. ISBN 9780367623920.
  11. ↑ Lee H, Zhang Z, Krause HM (Desember 2019). "Long Noncoding RNAs and Repetitive Elements: Junk or Intimate Evolutionary Partners?". Trends in Genetics. 35 (12): 892–902. doi:10.1016/j.tig.2019.09.006. PMID 31662190. S2CID 204975291.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan