Rabu, 30 September 2026
20:51 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Quodlibet

Quodlibet

Komposisi yang terdiri dari banyak suara, sering kali vokal, dipadu dari berbagai fragmen nyanyian atau lagu yang saat itu dikenal

Bagikan:
250px-Liedboek_Hieronymus_Lauwerijn_fol._5v.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Quodlibet dari buku lagu Hieronymus Lauweryn Watervliet

Quodlibet adalah nama yang pertama kali diberikan oleh Wolfgang Schmeltzl pada tahun 1554 kepada komposisi yang terdiri dari banyak suara, sering kali vokal, dipadu dari berbagai fragmen nyanyian atau lagu yang saat itu dikenal.[1] Disusun agar terdengar kocak, bisa dinyanyikan serempak, sambung menyambung atau berganti-ganti.[1] Quodlibet terutama populer pada abad ke-15 dan ke-16.[2] Quodlibet yang terkenal adalah Goldberg Variations yang dibuat oleh J.S Bach.[2]

Sejarah

Asal-usul quodlibet dapat ditelusuri pada abad ke-15 ketika praktik menggabungkan lagu-lagu rakyat populer.[3] Komposer Wolfgang Schmeltzl menggunakan istilah ini dalam konteks musik pada tahun 1544.[3] Lalu, komposer Ludwig Senfl menggunakan melodi yang sudah ada dalam nyanyian firmus.[3] Dari melodi tersebut ia menghasilkan karya Ach Elselein.[3]

Tipe quodlibet

  1. Catalogue quodlibet, mengandung aturan yang bebas dari katalog puisi (biasanya daftar lucu yang terkait).[3]
  2. Successive quodlibet, salah satu suara memiliki musik dan teks yang pendek, sementara suara lainnya beriringan.[3]
  3. Simultaneous quodlibet, dua atau lebih melodi yang sudah ada sebelumnya digabungkan.[3]

Referensi

  1. 1 2 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 "Quodlibet". Diakses tanggal 21 Juni 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Quodlibet". Diakses tanggal 21 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan