Logo Qualcomm Snapdragon | |
| Informasi umum | |
|---|---|
| Diluncurkan | November 2007 |
| Dijual oleh | Qualcomm |
| Didesain oleh | Qualcomm |
| Produsen umum | |
| Arsitektur dan klasifikasi | |
| Aplikasi | |
| Produk, model, varian | |
| Nama inti | |
| Jenama |
|
Snapdragon adalah nama merek dagang untuk rangkaian produk sirkuit terpadu (IC) yang dirancang dan dipasarkan oleh Qualcomm. Lini produk ini mencakup sistem pada sebuah chip (SoC), modem seluler mandiri, serta pengontrol antarmuka jaringan nirkabel (NIC).
SoC Snapdragon dirancang terutama untuk mentenagai perangkat bergerak dan sistem tertanam, seperti ponsel cerdas, komputer tablet, laptop, perangkat sandang (wearables), hingga sistem kokpit otomotif. Dalam satu kemasan semikonduktor kompak, Snapdragon mengintegrasikan unit pemrosesan sentral (CPU), unit pemrosesan grafis (GPU Adreno), prosesor sinyal digital (DSP) / prosesor jaringan saraf (NPU) Hexagon, prosesor sinyal gambar (ISP) Qualcomm Spectra, serta modem nirkabel dan subsistem FastConnect untuk komunikasi Wi-Fi dan Bluetooth.
CPU terintegrasi pada Snapdragon berbasis pada arsitektur ARM, baik menggunakan inti berlisensi dari Arm Holdings (seperti seri ARM Cortex-A dan Cortex-X) maupun arsitektur rancangan internal Qualcomm (seperti Scorpion, Krait, Kryo, dan mikroarsitektur Oryon).
Sejarah
Pra-peluncuran dan produk awal (2006–2009)

Qualcomm pertama kali mengumumkan rencana pengembangan SoC Snapdragon beserta inti CPU kustom pertamanya, Scorpion, pada November 2006.[1] Nama "Snapdragon" dipilih Qualcomm karena penggabungan kata "Snap" dan "Dragon" dinilai merepresentasikan performa yang cepat dan garang.[2] Pada Desember 2006, Qualcomm mengakuisisi Airgo Networks untuk mengintegrasikan teknologi Wi-Fi 802.11a/b/g dan 802.11n ke dalam platform Snapdragon.[3]
Chip pertama Snapdragon, QSD8250, mulai dikirimkan pada November 2007 dan menjadi terkenal luas saat saluran media CNET menyoroti kecepatannya yang mencapai 1 GHz—pencapaian langka di masa ketika prosesor ponsel cerdas masih berkisar di rentang 500 MHz.[4] Chip generasi awal ini mendukung pemrosesan grafis 3D, tampilan resolusi 720p, serta pengolahan kamera hingga 12 megapiksel.
Adopsi luas dan era S4 Krait (2010–2013)

Memasuki tahun 2010, Snapdragon diadopsi oleh sejumlah ponsel pintar awal populer seperti HTC HD2, Sony Ericsson Xperia X10, dan Google Nexus One. Pada tahun 2011, Qualcomm mengumumkan arsitektur CPU in-house baru bernama "Krait", yang mendukung set instruksi ARMv7 dan fitur asynchronous symmetrical multi-processing (aSMP), memungkinkan pengaturan voltase dan kecepatan secara mandiri pada tiap inti demi menghemat daya baterai.[5] Qualcomm mengklasifikasikan chip generasi ini ke dalam keluarga Snapdragon S1, S2, S3, dan S4.
Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) Januari 2013, Qualcomm mereorganisasi tata nama produk menjadi seri berjenjang: Snapdragon 200 (pemula), 400 (menengah ke bawah), 600 (menengah), dan 800 (unggulan/flagship).[6]
Transisi 64-bit dan era Kryo (2014–2020)
Peluncuran chip 64-bit Apple A7 pada akhir 2013 memaksa Qualcomm mempercepat transisi ke prosesor 64-bit.[7] Produk 64-bit pertama mereka, Snapdragon 810 (berbasis Cortex-A57/A53 standar), menghadapi kendala suhu tinggi (overheating) dan penurunan kinerja termal (thermal throttling), mendorong Qualcomm mempercepat peluncuran CPU semi-kustom bernama Kryo pada Snapdragon 820 pada tahun 2016.[8]
Pada tahun 2018, Qualcomm merilis Snapdragon seri 700 untuk menjembatani celah performa antara seri 600 dan 800. Di samping itu, Snapdragon 801 terbukti memiliki keandalan tinggi hingga dipilih NASA sebagai komputer pemrosesan visual pada helikopter nirawak Ingenuity yang menjelajahi planet Mars pada 2021.[9]
Era 5G, Snapdragon Gen Series, dan Oryon (2020–sekarang)
Qualcomm memperkenalkan modem 5G pertamanya, Snapdragon X50, disusul modem generasi lanjutan X55, X60, hingga seri X75 dan X80. Pada akhir 2021, Qualcomm merestrukturisasi penamaan prosesor ponsel pintarnya dengan format generasi: Snapdragon 8 Gen 1, disusul seri Snapdragon 7, 6, dan 4 Gen 1.
Setelah mengakuisisi perusahaan perancang cip NUVIA pada tahun 2021, Qualcomm mengembangkan mikroarsitektur CPU kustom baru bernama Oryon. Arsitektur Oryon pertama kali diimplementasikan pada lini prosesor komputer pribadi (PC) berperforma tinggi Snapdragon X Series (Snapdragon X Elite dan Snapdragon X Plus) pada tahun 2024 untuk mentenagai laptop Windows on ARM ("Copilot+ PC"). Arsitektur Oryon kemudian diintegrasikan ke perangkat seluler melalui lini Snapdragon 8 Elite (Snapdragon 8 Gen 4 / Gen 5), menandai kembalinya Qualcomm ke arsitektur inti CPU internal penuh di platform seluler.
Lini produk

Lini produk semikonduktor Snapdragon dikelompokkan berdasarkan segmentasi perangkat:
- Snapdragon Seri Ponsel (Seri 4, 6, 7, dan 8 / 8 Elite): Platform SoC seluler yang mencakup segmen pemula, menengah, semi-unggulan, hingga unggulan utama.
- Snapdragon X Series (X Elite & X Plus): Prosesor berbasis komputasi performa tinggi untuk laptop dan desktop berbasis Windows on ARM dengan NPU berkecepatan tinggi untuk kecerdasan buatan.
- Snapdragon G Series: Dirancang khusus untuk perangkat konsol genggam portabel (handheld gaming devices).
- Snapdragon XR dan AR Series: Platform untuk perangkat kacamata pintar, realitas tertambah (AR), realitas maya (VR), dan komputasi spasial campuran (XR).
- Snapdragon W Series: Platform hemat daya untuk jam tangan pintar (smartwatch) dan gelang kebugaran.
- Modem Snapdragon (Seri X): Modem pita lebar seluler mandiri untuk konektivitas 4G LTE dan 5G.
- FastConnect: Subsistem terintegrasi untuk komunikasi Wi-Fi generasi terbaru (Wi-Fi 6E, Wi-Fi 7) serta Bluetooth latensi rendah.
Kemitraan dan sponsor
Snapdragon menjadi sponsor utama pada bagian dada kostum klub sepak bola Inggris Manchester United terhitung mulai musim 2024–2025, menggantikan TeamViewer.[10] Selain itu, Qualcomm juga memegang hak penamaan untuk stadion serbaguna Snapdragon Stadium yang berlokasi di San Diego, California.
Referensi
- ↑ BDTI (5 Desember 2007). "Analysis: QualComm's 1 GHz ARM "Snapdragon"". Electronic Engineering Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-12-23. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kewney, Guy (Mei 2009). "Puff the magic Snapdragon". Personal Computer World.
- ↑ Hachman, Mark (4 Desember 2006). "Qualcomm Buys Airgo, Bluetooth Assets". ExtremeTech. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-07. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Crothers, Brooke (3 Februari 2009). "Toshiba handheld hits 1GHz with 'Snapdragon'". CNET. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-07. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Whitwam, Ryan (13 Oktober 2011). "How Snapdragon S4 and Tegra 3 manage ARM cores differently". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-11-11. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Qualcomm outs Snapdragon 800 and 600: up to 2.3GHz quad-core, 4K video, due by mid 2013". Engadget. 7 Januari 2013. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Cohen, Peter (16 Desember 2013). "Apple's 64-bit A7 chip "hit us in the gut," says Qualcomm employee". iMore. Diakses tanggal 4 Oktober 2017.
- ↑ Cunningham, Andrew (23 April 2015). "In-depth with the Snapdragon 810's heat problems". Ars Technica. Diakses tanggal 17 April 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "4 Android Smartphones With as Much Power as NASA's Mars Helicopter". PCMag. 2021-02-19. Diakses tanggal 14 April 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Man Utd name U.S. Tech brand as shirt sponsor". ESPN. 13 September 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
Media terkait Snapdragon (microprocessor) di Wikimedia Commons- Situs web resmi