Senin, 19 Oktober 2026
20:59 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Qin Yongmin

Bagikan:
Qin Yongmin 秦永敏
Lahir11 Agustus 1953 (umur 73)
PekerjaanPenulis, komentator politik, pembela hak asasi manusia
Qin Yongmin
Hanzi sederhana: 秦永敏
Hanzi tradisional: 秦永敏
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Qín Yǒngmǐn

Qin Yongmin (Hanzi:秦永敏; Pinyin:Qín Yǒngmǐn) lahir 11 Agustus 1953) adalah seorang penulis, komentator politik, pembela hak asasi manusia asal Tiongkok dan salah satu pendiri Partai Demokrasi Tiongkok.[1]

Qin adalah seorang pekerja di Perusahaan Baja Wuhan. Pada akhir 1970-an, ia mengedit dan menerbitkan jurnal bertajuk 鐘聲 (Zhōng shēng, Lonceng) di Wuhan yang mempromosikan demokrasi. Tahun 1980, ia berpartisipasi dalam mendirikan "Kelompok persiapan Partai Demokrasi Tiongkok". Dia ditangkap tahun 1981 dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara karena "propaganda kontra-revolusioner dan menghasut orang lain untuk berbuat dosa". Dia dibebaskan dari penjara pada tahun 1989.

Qin juga turut serta dalam peluncuran gerakan "Piagam Perdamaian" di Beijing pada 14 Januari 1993. Ia merupakan perancang "Piagam Perdamaian", sebuah program gerakan demokrasi pertama di Tiongkok setelah tahun 1949.[2] Piagam tersebut menuntut ganti rugi atas penindasan unjuk rasa Lapangan Tiananmen 1989 dan pembebasan tahanan politik. Qin kemudian ditangkap dan dihukum karena dianggap telah melakukan kejahatan, dakwaannya adalah: "mengganggu ketertiban sosial" dan dijatuhi hukuman dua tahun pendidikan ulang dengan menjadi buruh.[3]

Tahun 1997, Qin menerbitkan surat terbuka kepada Jiang Zemin, menuntut Partai Komunis Tiongkok melakukan reformasi politik di Tiongkok untuk mencapai demokrasi konstitusional. Ia mendirikan "The Communication of Human Rights Watch" di Wuhan tahun 1998, dan membuat ratusan laporan tentang realitas hak asasi manusia di Tiongkok. Pada tahun yang sama, Qin secara terbuka membentuk Komite Partai Demokrasi Tiongkok Provinsi Hubei. Dia lagi-lagi ditangkap dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena "tindakan subversif terhadap kekuasaan negara".[4]

Saat masih di dalam penjara tahun 1999, Qin terpilih sebagai salah satu dari empat ketua bersama Partai Demokrasi Tiongkok. Pada tahun itu juga, Komisi Hak Asasi Manusia PBB menominasikan Hadiah Nobel Perdamaian untuk Qin berserta Xu Wenli dan Wang Youcai.[5]

Qin Yongmin dibebaskan dari penjara pada November 2010.[3] Qin tidak gentar dan tetap melanjutkan promosi demokrasi dan hak asasi manusia di Tiongkok. Dia ditahan secara ilegal berkali-kali.[6]

Dengan terus-menerus bersikeras bahwa Tiongkok harus mengizinkan kebebasan berbicara, publikasi, berserikat dan menjalankan semua hak asasi manusia, termasuk mengorganisir partai politik, selama beberapa dekade Qin telah menjadi sasaran pemenjaraan, penangkapan, penahanan pidana, sanksi administratif, pendidikan ulang dengan menjadi buruh hingga pengawasan (tahanan) rumah. Selama 43 tahun, mulai 1970 hingga 2012, ia ditangkap atau ditahan sebanyak 39 kali, dijatuhi hukuman penjara total 22 tahun, sehingga menjadi salah satu tahanan politik terlama di Republik Rakyat Tiongkok. Dia menyatakan bahwa dia tidak akan meninggalkan Tiongkok sampai demokrasi konstitusional terwujud.[7]

Tiga tahun sebelum masa tahanannya berakhir, Qin kembali divonis 13 tahun hukuman penjara pada Juli 2018 karena "tindakan subversif terhadap kekuasaan negara".[8] Meskipun mengakui bahwa Qin tidak terlibat dalam tindakan kekerasan apapun, pengadilan tetap mencatat kejahatannya adalah: dia telah menulis artikel dan menerbitkan sebuah buku di Hong Kong yang menganjurkan transisi damai menuju demokrasi di Tiongkok dan telah mengeluarkan pernyataan, mengatur kelompok pro-demokrasi serta mengorganisir makan dan pertemuan bersama.[9]

Referensi

  1. ↑ "中国当代五位知名的"政治犯"". Deutsche Welle 德国之声. Diakses tanggal 7 April 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "《和平宪章》(第二版本)". 北京之春. 2 Februari 2003.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "中国民主党创建人秦永敏刑满出狱". BBC. 29 November 2010. Diakses tanggal 30 November 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ Mackerras, Colin. (2001). The New Cambridge Handbook of Contemporary China. ISBN0-521-78674-6
  5. ↑ "Article". Taiwantt.org.tw.
  6. ↑ "美国之音:武汉秦永敏被失踪月余 律师控公安侵害公民权". VOA. 6 Desember 2012. Diakses tanggal 6 Desember 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "秦永敏获释,拘留所里度春节". VOA 美国之音. Diakses tanggal 11 Februari 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Qin Yongmin: Prominent Chinese dissident jailed for 13 years". BBC News. 11 Juli 2018. Diakses tanggal 11 Juli 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Lai, Catherine (25 Juli 2018). "Chinese court cited activist's book on democracy in handing down 13-year 'subversion' sentence". Hong Kong Free Press. Diakses tanggal 26 Juli 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan