Selasa, 29 September 2026
18:22 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Pushmataha

Pushmataha

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Pushmataha (disambiguasi).
Pushmataha
Apushamatahahubi
250px-Pushmataha_high_resolution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahirc. 1764
Meninggal24 Desember 1824
Washington, D.C.
Penyebab kematian
Krup
Tempat peristirahatan terakhir
Makam Kongresional, Washington D.C.
PenerusOklahoma (keponakan)
Pasangan menikah2
Anak5

Pushmataha (c. 1760s–24 Desember 1824; juga dieja Pooshawattaha, Pooshamallaha, atau Poosha Matthaw), sang "Jenderal Indian", adalah salah satu dari tiga kepala suku regional Choctaw pada abad ke-19. Banyak sejarawan menganggapnya "kepala suku Choctaw terbesar".[1] Pushmataha adalah orang yang terpandang di antara penduduk asli Amerika dan Eropa-Amerika karena kemampuannya dalam perang dan diplomasi. Ia menolak tawaran persekutuan dari Tecumseh dan memimpin Choctaw untuk mendukung Amerika Serikat dalam Perang 1812. Ia menegosiasikan beberapa traktat dengan Amerika Serikat.

Pada tahun 1824, ia berkelana ke Washington untuk mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah federal agar tidak mengambil tanah Choctaw lagi; ia bertemu dengan John C. Calhoun dan Marquis de Lafayette, dan potretnya dilukis oleh Charles Bird King. Ia meninggal di Washington, DC dan dikubur dengan kehormatan militer penuh di Makam Kongresional di Washington, DC.

Catatan kaki

  1. ↑ Swanton, John (1931). "Source Material for the Social and Ceremonial Life of the Choctaw Indians". Smithsonian Institution Bureau of American Ethnology Bulletin (103).

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pushmataha.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan