Minggu, 25 Oktober 2026
13:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pulau Warir

Pulau Warir

pulau di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya

Bagikan:
Warir
A map of Warir Island and surroundings
Pulau Warir di Papua Barat Daya
Pulau Warir
Lokasi di Papua Barat Daya
Tampilkan peta Papua Barat Daya
Pulau Warir di Kepulauan Raja Ampat
Pulau Warir
Lokasi di Kepulauan Raja Ampat
Tampilkan peta Kepulauan Raja Ampat
Geografi
LokasiSelat Sele
Koordinat1°02′S 131°07′E / 1.03°S 131.12°E / -1.03; 131.12
Luas42.8 km2
Panjang10 km
Garis pantai48.3 km
Pemerintahan
NegaraIndonesia
ProvinsiPapua Barat Daya
KabupatenRaja Ampat
Distrik/KecamatanSalawati Utara

Pulau Warir atau Waiji, adalah sebuah pulau di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya, Indonesia. Terletak di selat Sele, tepatnya di lepas pantai timur pulau Salawati. Pulau Warir memiliki luas 428 kilometer persegi (165 sq mi), panjangnya dari utara ke selatan sekitar 9 kilometer (5,6 mi) dan luas timur-baratnya bervariasi antara 25 kilometer (16 mi) dan 6 kilometer (3,7 mi). Dataran pulau Warir relatif rendah, dengan titik tertingginya adalah 80 meter (260 ft). Adapun bagian dalam memiliki hutan, dengan hutan bakau yang mengelilingi daerah pesisir dan beberapa lahan pertanian di bagian utara pulau.[1] Terdapat perkampungan Wamega yang terletak di pantai barat laut.

Pulau Warir telah lama dimanfaatkan untuk tempat bercocok tanam, dan merupakan pulau penting bagi masyarakat Kampung Samate dan Kalobo di pulau Salawati. Sekitar satu tahun selama Perang Dunia II, pulau ini dihuni oleh orang-orang Samate yang melarikan diri dari pendudukan Jepang di desa mereka. Setelah berdirinya pemerintahan Indonesia sejak 1960-an, pendatang orang Bugis ikut menetap di pulau ini.[2]

Perairan di sekitar pulau Warir termasuk dalam Kawasan Konservasi Laut Selat Dampier.[3]

Lingkungan

Di sebelah barat pulau Warir adalah Selat Lenna yang sempit dan panjang (lebar berkisar antara 0,5 dan 1,1 km), yang memisahkannya dari daratan pulau Salawati, di mana desa Kalobo terletak menghadap pulau Warir di seberang selat. Pulau-pulau kecil seperti pulau Waif, Motop, Kalobo Peleh dan Kalobo Wei juga terletak di selat Lenna. Di pantai selatan pulau Warir, terdapat anak sungai yang sempit dan memisahkannya dari tiga pulau kecil yaitu pulau Warir Manyanyim (dengan luas 0,3 km2), Warir Takektol (0,8 km2), sebuah pulau tanpa nama dengan luas 0,45 km2.

Di tenggara, anak sungai sempit serupa juga memisahkan pulau Batimee (4,6 km2) dan pulau Winkle (0,8 km2). Adapun pulau Batimee dikelilingi oleh pulau-pulau kecil Batimee Lil, Sobrain Maralol, Sobrain Sawi, dan Batimee Ket. Lebih jauh ke utara di sepanjang pantai Warir dapat ditemukan pulau kecil Wamasinketo. Sedangkan pulau Kasim yang juga dikenal sebagai Kasiem atau Kasimraja (0.17 km2), terletak di ujung timur laut Warir.

Beberapa kilometer ke arah tenggara di seberang selat Sangoilin Mon terbentang Kepulauan Kabra.[4]

Referensi

  1. ↑ The numerical data and land cover information is from the Penutupan Lahan 2011 dataset (available at WebGIS Kehutanan Diarsipkan 2020-01-29 di Wayback Machine). For the names of the islands, see the various sources used in the description of File:Warir Island map.svg.
  2. ↑ Van der Leeden, Lex (1995). "World War II in Samate". Dalam Connie Baak; Mary Bakker; Dick van der Maij (ed.). Tales from a Concave World: Liber Amicorum Bert Voorhoeve. Department of Languages and Cultures of South-East Asia and Oceania, Leiden University. hlm. 383. ISBN 9073006066.
  3. ↑ "Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat". Diakses tanggal 2020-01-02.
  4. ↑ The numerical data and land cover information is from the Penutupan Lahan 2011 dataset (available at WebGIS Kehutanan Diarsipkan 2020-01-29 di Wayback Machine). For the names of the islands, see the various sources used in the description of File:Warir Island map.svg.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan