Rabu, 30 September 2026
13:40 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Pulau Gam

Pulau Gam

pulau di Kecamatan Misool, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya

Bagikan:
250px-Boat_and_corals_near_Pulau_Gam%2C_Raja_Ampat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perahu dan karang dekat Pulau Gam, Raja Ampat

Pulau Gam adalah salah satu pulau yang ada di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. Dalam sistem koordinat geografi, Pulau Gam berada di titik koordinat 1o 38' 26.583" Lintang Selatan dan 129o 54' 57.567" Bujur Timur.[1] Pulau Gam dijadikan sebagai salah satu tempat pelepasliaran duyung karena perairan Pulau Gam ditumbuhi oleh padang lamun. Ekosistem padang lamun merupakan habitat alami dan makanan duyung.[2] Di darata Pulau Gam masih terdapat habitat dari 14 spesies binatang menyusui meliputi marsupialia, hewan pengerat, dan kelelawar. Spesies endemik yang hidup di Pulau Gam yaitu tikus air, Hydromys, dan Emballonura. Spesies ini tinggal di dalam gua Wepe. Jenis binatang menyusui lain yang ditemukan di Pulau Gam antara lain wupih sirsik, Nyctimenius, dan cecadu pisang.[3]

Lokawisata

250px-A._R._Wallace%2C_%22The_Malay_archipelago%22_Wellcome_L0028206.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat tinggal Alfred Russel Wallace di Kampung Yenbeser, Pulau Gam

Pulau Gam mempunyai lokawisata perairan laut yaitu Teluk Kabui. Lokasinya berada di antara pantai Pulau Waigeo dan pantai Pulau Gam. Pemandangan alam yang ada berupa pulau karang dengan jumlah yang banyak dan ukuran yang beragam. Selain itu banyak terumbu karang yang menjadi habitat ikan-ikan endemik. Perairan di Pulau Gam dangkal dan jernih sehingga terumbu karang terlihat dengan jelas.[4] Pulau Gam juga menjadi tempat selam bebas.[5]

Galeri

  • Karang di pulau Gam
    Karang di pulau Gam
  • Karang di pulau Gam, Raja Ampat
    Karang di pulau Gam, Raja Ampat
  • Dua Burung Cendrawasih Merah di Pulau Gam, Raja Ampat
    Dua Burung Cendrawasih Merah di Pulau Gam, Raja Ampat

Referensi

  1. ↑ "Pulau Gam". www.ppk-kp3k.kkp.go.id. Diakses tanggal 10 Juli 2021.
  2. ↑ "Kisah Mempertemukan Bayi Duyung dengan Induknya di Raja Ampat". Mongabay.co.id. 3 April 2019. Diakses tanggal 10 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Yohanita, A.M., dan Hendrik Burwos (2018). "Mamalia Asal Pulau Gam, Kepulauan Raja Ampat dengan Beberapa Catatan Baru". Vogelkop: Jurnal Biologi. 1 (1): 15. ISSN 2684-9682. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-10. Diakses tanggal 2021-07-10.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ "Simposium Nasional Akuntansi XXI, Universitas Cenderawasih". sna-iaikapd.or.id. Sekretariat SNA XXII PAPUA 2019 dan Ikatan Akuntan Indonesia. September 2019. Diakses tanggal 10 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Keindahan Raja Empat". Kementerian Luar Negeri Repulik Indonesia. 2018. Diakses tanggal 10 Juli 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan