Jumat, 09 Oktober 2026
19:57 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Pulau Handeuleum

pulau di Kabupaten Pandeglang, Banten

Bagikan:
Untuk spesies tumbuhan obat dari Papua Nugini dan Polinesia yang kemudian menyebar ke Indonesia, lihat Handeuleum.
Handeuleum
Koordinat
NegaraIndonesia
Gugus kepulauan-
ProvinsiBanten
KabupatenPandeglang
Luas8 ha;
Populasi-
Lua error in Modul:Mapframe at line 398: Unable to get latitude from input '<div style="clear:both;"></div>'..
Pulau Handeuleum
Situs Warisan Dunia UNESCO
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pulau_Handeuleum&revid=29614779&groups=_33fcdc621a0313020095b4a45a04c6b1512625c8&parser=parsoid
Peta interaktif Pulau Handeuleum
KriteriaAlam: vii, ix
Referensi608
Pengukuhan1991 (ke-15)

Pulau Handeuleum merupakan pulau terbesar di antara gugusan pulau-pulau karang di teluk Selamat Datang Banten di sebelah timur laut semenanjung Ujung Kulon.

Bersama Pulau Peucang dan Pulau Panaitan, Pulau Handeuleum termasuk dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon. Oleh karena itu Pulau Handeuleum juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Selama proses translokasi Badak Jawa, pulau Handeuleum dan sekitarnya dinyatakan tertutup untuk kunjungan wisatawan mulai 1 September sampai 30 Oktober 2025.[1] [2]

Daya tarik

  • Berbeda dengan Pulau Peucang dan Pulau Panaitan, pulau ini tidak memiliki pantai berpasir putih.
  • Karena Pulau Handeuleum memiliki karang yang banyak dan akar pohon bakau, tidak memungkinkan untuk melakukan snorkeling.
  • Pulau Handeuleum berada tak jauh dari sungai Cigenter yang memiliki pesona alam yang asri dengan menelusuri sungai ini, dapat menggunakan sampan.
  • Dulu terdapat rumah singgah (guest house) yang mampu menampung hingga 12 orang, tapi sekarang kondisinya sudah telantar sehingga tidak layak huni. Namun jika diizinkan oleh petugas jagawana setempat, pulau inipun bisa digunakan untuk camping atau berkemah.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Penutupan Obyek Wisata Pulau Handeuleum dan sekitarnya". 2025-08-14.{{cite web}}: |first= memiliki nama generik; |first= tidak memiliki |last=
  2. ↑ Ardiyanto, Budi (2025-08-16). "Pulau Handeuleum di Ujung Kulon Ditutup Sementara September–Oktober Demi Pelestarian Badak Jawa". Editor Indonesia. Diakses tanggal 2025-08-16.
  3. ↑ Author. "Handeuleum Island". Ujung Kulon Ecotour. Diakses tanggal 2025-08-16.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  4. ↑ Alwan, Hairul (2024-02-14). "Nelayan Sumur Tewas Diterkam Buaya di Sekitar Pulau Handeuleum Ujung Kulon". Suara Banten. Diakses tanggal 2025-08-15.


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Untuk nama situs resmi, lihat artikel masing-masing atau Daftar Situs Warisan Dunia di Indonesia.
Bali dan Nusa Tenggara
Jawa
Papua
Sumatra
Tentatif
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan