Jumat, 02 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Proteoglikan

Bagikan:
Bedakan dengan peptidoglikan pada bakteri.

Proteoglikan adalah protein[1] yang mengalami glikosilasi dalam jumlah tinggi. Satuan proteoglikan dasar terdiri dari sebuah protein inti yang secara kovalen melekat dengan satu atau lebih rantai glikosaminoglikan (GAG).[2] Suatu residu Ser berfungsi sebagai titik pelekatan, tempat glikosaminoglikan tergabung melalui sebuah jembatan tetrasakarida (misalnya: kondroitin sulfat-GlcA-Gal-Gal-Xyl-PROTEIN). Residu Ser pada umumnya berupa rantai -Ser-Gly-X-Gly- (dengan X dapat berupa residu asam amino apa pun), meskipun tidak semua protein dengan untaian ini disertai oleh glikosaminoglikan. Rantai ini merupakan polimer karbohidrat linier panjang yang bermuatan negatif pada kondisi fisiologis karena adanya gugus sulfat dan asam uronat. Proteoglikan hadir di dalam jaringan ikat.

Proteglikan mengandung banyak rantai polisakarida tidak bercabang yang melekat pada protein inti. Rantai polisakarida, dinamakan glikosaminoglikan, tersusun atas satuan disakarida berulang menganung gula asam teroksidasi (seperti asam glukuronat), gula tersulfatasi, dan gula amino terasetilasi N. Banyaknya muatan negatif menyebabkan rantai glikosaminoglikan memancar keluar dari protein sehingga secara keseluruhan menyerupai botol. Proteoglikan adalah komponen penting dari matrik ekstraseluler (ECM), cairan air mata, sekresi sel penghasil mukus, dan kartilago[3]

Catatan kaki

  1. ↑ MeSH Proteoglycans
  2. ↑ Gerhard Meisenberg; William H. Simmons (2006). Principles of medical biochemistry. Elsevier Health Sciences. hlm. 243–. ISBN 978-0-323-02942-1. Diakses tanggal 6 Februari 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Smith C, Marks AD, Lieberman M, 2005, Marks' Basic Medical Biochemistry 2nd edition

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan