Senin, 28 September 2026
00:39 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Proteoform

Proteoform adalah berbagai bentuk protein yang dihasilkan dari genom dengan beragam variasi urutan, isoform penjalinan, dan modifikasi pascatranslasi.[1][2] Istilah proteoform mencakup berbagai sumber variasi biologis yang mengubah urutan primer dan komposisi pada tingkat protein secara utuh. Karakterisasi protein pada tingkat proteoform sangat penting untuk memahami proses biologis secara menyeluruh karena proteoform tertentu dapat menjalankan fungsi biologis yang spesifik.[3] Estimasi jumlah proteoform pada manusia dapat mencapai jutaan untuk sekitar 20.000 protein.[4]

Referensi

  1. ↑ Smith LM, Kelleher NL (Maret 2018). "Proteoforms as the next proteomics currency". Science. 359 (6380): 1106–1107. Bibcode:2018Sci...359.1106S. doi:10.1126/science.aat1884. PMC 5944612. PMID 29590032.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Smith LM, Kelleher NL (Maret 2013). "Proteoform: a single term describing protein complexity". Nature Methods. 10 (3): 186–7. doi:10.1038/nmeth.2369. PMC 4114032. PMID 23443629.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Lima DB, Dupré M, Duchateau M, Gianetto QG, Rey M, Matondo M, Chamot-Rooke J (November 2020). Valencia A (ed.). "ProteoCombiner: integrating bottom-up with top-down proteomics data for improved proteoform assessment" (PDF). Bioinformatics btaa958. doi:10.1093/bioinformatics/btaa958. PMID 33165572.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Aebersold R, Agar JN, Amster IJ, Baker MS, Bertozzi CR, Boja ES, et al. (Februari 2018). "How many human proteoforms are there?". Nature Chemical Biology. 14 (3): 206–214. doi:10.1038/nchembio.2576. PMC 5837046. PMID 29443976.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan