Rabu, 14 Oktober 2026
06:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Proses Andrussow

Bagikan:

Proses Andrussow adalah proses industri yang dilakukan untuk memproduksi hidrogen sianida dari metana dan amonia di tengah keberadaan oksigen dan katalis platinum.[1][2]

CH4 + NH3 + 1.5 O2 → HCN + 3 H2O

Proses ini didasarkan pada reaksi yang ditemukan oleh Leonid Andrussow pada tahun 1927. HCN juga diproduksi dengan menggunakan proses BMA.

Reaksi sampingan

Reaksi ini sangat eksotermik. Perubahan entalpi reaksi ini sama dengan -481.06 kJ.[3] Panas yang dihasilkan oleh reaksi utama menjadi katalis reaksi sampingan lainnya.

CH4 + H2O → CO + 3 H2
2 CH4 + 3 O2 → 2 CO + 4 H2O
4 NH3 + 3 O2 → 2 N2 + 6 H2O

Reaksi-reaksi sampingan ini dapat dikurangi jika katalis dipaparkan dalam waktu yang sangat singkat.[4]

Referensi

  1. ↑ Leonid Andrussow (1927). "Über die schnell verlaufenden katalytischen Prozesse in strömenden Gasen und die Ammoniak-Oxydation (V)". Berichte der deutschen chemischen Gesellschaft. 60 (8): 2005–2018. doi:10.1002/cber.19270600857.
  2. ↑ L. Andrussow (1935). "Über die katalytische Oxydation von Ammoniak-Methan-Gemischen zu Blausäure (The catalytic oxidation of ammonia-methane-mixtures to hydrogen cyanide)". Angewandte Chemie. 48 (37): 593–595. doi:10.1002/ange.19350483702.
  3. ↑ Deák, Gyula (1980), Menné reakcie v organickej chémii, Bratislava: Vydavateľstvo technickej a ekonomickej literatúry, hlm. 14
  4. ↑ Pirie, J M (1958). "The Manufacture of Hydrocyanic Acid by the Andrussow Process" (PDF). Platinum Metals Rev. 2 (1): 7–11. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-01-31. Diakses tanggal 28 Maret 2014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan