Sabtu, 10 Oktober 2026
21:40 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Burung lonceng jenggot

Burung lonceng jenggot

Bagikan:
Burung lonceng jenggot
250px-Flickr_-_Rainbirder_-_Bearded_Bellbird_%28Procnias_averano%29_male_calling.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan sedang bersuara
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Cotingidae
Genus: Procnias
Spesies:
P. averano
Nama binomial
Procnias averano
(Hermann, 1783)
250px-Procnias_averano_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Burung lonceng jenggot[2] (Procnias averano), atau yang dikenal sebagai campanero, adalah sebuah spesies burung yang ditemukan di Amerika Selatan bagian utara. Jantan sepanjang sekitar 28 cm (11 in) dengan bulu putih, kecuali kepalanya yang cokelat dan sayap hitamnya. Terdapat pial hitam tanpa bulu yang menjuntai dari lehernya. Betina sedikit lebih kecil dengan kepala hijau zaitun dan perut kuning bergaris hiijau. Jantannya memiliki panggilan seperti lonceng besi yang nyaring, begitu juga beberapa vokalisasi lainnya.

Terdapat dua subspesies. Subspesies nominatnya hanya ditemukan di timur laut Brasil, sedangkan subspesies lainnya terdapat di Trinidad, Venezuela, Kolombia, Guyana, Bolivia bagian timur, dan Brasil bagian utara. Burung ini ditemukan di hutan-hutan tropis tempat mereka memakan buah-buahan dan beri. Sarangnya terbuat dari tangkai dan ranting kukuh yang dibangun di sebuah pohon yang terisolir. Sebuah telur berwarna bungalan tunggal ditelurkan dan hanya dierami oleh betina.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Procnias averano". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22700965A93806811. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22700965A93806811.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ bacakoranradarselatan.com. "4 Jenis Burung dengan Kicau Terkeras Di Bumi, Tampilan Cantik, Tapi..." bacakoranradarselatan.com. Diakses tanggal 2026-01-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan