Jumat, 06 November 2026
14:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Prinia

Prinia

genus burung pengicau kecil

Bagikan:
Prinia
250px-Prinia_flavi_raff_190221-P900964_rup.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perenjak rawa, Prinia flaviventris rafflesi
dari Karang Dapo, Sumatera Selatan
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Cisticolidae
Genus: Prinia
Horsfield, 1821
Spesies tipe
Prinia familiaris
Horsfield, 1821
Spesies

Lihat pada teks.

Artikel takson sembarang

Prinia adalah genus burung kecil pemakan serangga anggota famili Cisticolidae. Sebelumnya, marga ini dimasukkan ke dalam suku Sylviidae. Nama ilmiahnya diberikan oleh Thomas Horsfield, yang merupakan pelatinan dari perkataan Jawa untuk burung ini, yakni prenjak (dituliskan menurut pelafalan orang asing: prinya).[1][2] Secara umum, dalam bahasa Indonesia burung-burung ini dikenali sebagai perenjak.

Beranggotakan sekitar 20-30 spesies yang menyebar di wilayah tropika dan ugahari di Afrika dan Asia, ekologi burung-burung ini umumnya belum banyak diketahui. Kebanyakan merupakan burung-burung penghuni wilayah terbuka dengan semak-semak atau hamparan rumput-rumput tinggi, sehingga burung-burung ini tidak begitu mudah diamati. Pun umumnya perenjak adalah burung-burung penetap; migrasi terbatas hanya pada jenis-jenis yang terpengaruh musim lokal. Di luar musim berbiak, adakalanya beberapa jenis perenjak tertentu membentuk kelompok-kelompok kecil.

Prinia memiliki sayap yang pendek, namun ekornya panjang dan meruncing. Pola warna burung ini umumnya kusam: cokelat atau kelabu di sisi atas (terkadang dengan coret-coret gelap) dan keputih-putihan di sisi bawah tubuhnya. Beberapa jenis perenjak bertukar bulu pada musim berbiak. Paruhnya khas burung pemakan serangga (insektivor), ramping dan sedikit melengkung.

Daftar spesies

250px-Prinia_polychroa_1838.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia polychroa
250px-Black-throated_Prinia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia atrogularis
250px-Prinia_superc_dysanc_190705-P901974_skrg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia superciliaris
250px-Prinia_buchanani_-Rajasthan%2C_India-8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia buchanani
250px-Bar-winged_Prinia_%28Prinia_familiaris%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia familiaris
250px-Tawny-flanked_prinia_%28Prinia_subflava_bechuanae%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia subflava
250px-Prinia_inor_bly_181227-P900230_jtg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prinia inornata

Marga Prinia pertama kali dideskripsi pada tahun 1921 oleh Thomas Horsfield, seorang dokter dan peneliti alam bangsa Amerika yang lama bekerja di Indonesia (ketika itu Hindia Belanda). Sebagai spesies tipe, ia menetapkan burung perenjak jawa (Prinia familiaris).[1]

Prinia beranggotakan 22 spesies:[3]

Jenis-jenis di bawah ini dahulu dimasukkan dalam marga Prinia, akan tetapi kini telah dipindahkan ke marga yang lain:

  • Schistolais leontica
  • Schistolais leucopogon

Bahkan juga ke dalam marga lain di dalam famili yang lain (Pellorneidae):[4]

  • Laticilla burnesii
  • Laticilla cinerascens

Rujukan

  1. 1 2 Horsfield, T. (1821). "Systematic arrangement and description of birds from the Island of Java". Transactions of the Linnean Society of London. vol. 13(1): 133–200 [165].
  2. ↑ Jobling, James A. (1991). A Dictionary of Scientific Bird Names. Oxford: Oxford University Press. hlm. 189. ISBN 0-19-854634-3.
  3. ↑ Gill, Frank; Donsker, David, ed. (2017). "Grassbirds, Donacobius, Malagasy warblers, cisticolas & allies". World Bird List Version 7.3. International Ornithologists' Union. Diakses tanggal 26 Agustus 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Olsson, U.; Irestedt, M.; Sangster, G.; Ericson, P.G.P.; Alström, P. (2013). "Systematic revision of the avian family Cisticolidae based on a multi-locus phylogeny of all genera". Molecular Phylogenetics and Evolution. 66 (3). doi:10.1016/j.ympev.2012.11.004.
  • Nguembock B.; Fjeldsa J.; Tillier A.; Pasquet E. (2007). "A phylogeny for the Cisticolidae (Aves: Passeriformes) based on nuclear and mitochondrial DNA sequence data, and a re-interpretation of a unique nest-building specialization". Molecular Phylogenetics and Evolution 42: 272-286.
  • Ryan, Peter (2006). "Family Cisticolidae (Cisticolas and allies)". pp. 378–492 in del Hoyo J., Elliott A. & Christie D.A. (2006) Handbook of the Birds of the World. Volume 11. Old World Flycatchers to Old World Warblers Lynx Edicions, Barcelona ISBN978-84-96553-06-4
  • Urban, E.K.; Fry, C.H. & Keith, S. (1997) The Birds of Africa, vol. 5. Academic Press, London. ISBN0-12-137305-3

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prinia.
Genera Passerida beserta kerabat punah mereka
Chaetopidae?
Chloropseidae?
Hyliotidae?
Irenidae
Paridae
Picathartidae?
Promeropidae?
Remizidae
Stenostiridae
Muscicapida
    • lihat di bawah ↓
Sylvioidea
    • lihat di bawah ↓
Passeroidea
Regulidae
Bombycilloidea
Bombycillidae
Dulidae
Hylocitreidae
Hypocoliidae
†Mohoidae
Ptiliogonatidae
Certhioidea
incertae sedis
Certhiidae
Polioptilidae
Sittidae
Tichodromidae
Troglodytidae
Muscicapoidea
Buphagidae
Cinclidae
Elachuridae
Mimidae
Muscicapidae
Erithacinae
Muscicapinae
Copsychini
Muscicapini
Niltavinae
Saxicolinae
Sturnidae
Turdidae
Myadestinae
Turdinae
Acrocephalidae
Aegithalidae
Alaudidae
Alaudinae
Certhilaudinae
Mirafrinae
Alcippeidae
Bernieridae
Cettiidae
Cisticolidae
Donacobiidae
Erythrocercidae
Hirundinidae
Hyliidae
Leiothrichidae
Locustellidae
Macrosphenidae
Nicatoridae
Panuridae
Paradoxornithidae
Pellorneidae
Phylloscopidae
Pnoepygidae
Pycnonotidae
Scotocercidae
Sylviidae
Timaliidae
Zosteropidae
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan