Selasa, 20 Oktober 2026
06:22 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Troglodytidae

Troglodytidae

Bagikan:
Troglodytidae
250px-Cistothorus_palustris_Iona.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cistothorus palustris
Suara Cikrak Eurasia yang direkam di Speyside, Skotlandia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Superfamili: Certhioidea
Famili: Troglodytidae
Swainson, 1832
Genera

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Troglodytidae atau cikrak adalah famili burung pengicau berwarna kecoklatan yang sebagian besar berukuran kecil . Famili ini berbeda dengan Cikrak dunia lama yang dapat ditemukan di Indonesia, yaitu Cikrak Australasia atau Cikrak peri. Sekitar 80 spesies Famili telah dideskripsikan pada sekitar 20 genera. Hanya Cikrak Eurasia yang ditemukan di Dunia Lama, dimana di wilayah-wilayah Anglofon. Dalam Bahasa Inggris burung ini disebut dengan wren, sebutan wren juga diterapkan untuk menyebut cikrak dunia lama dan cikrak-peri.

Kebanyakan Famili berukuran kecil dan tidak mencolok,[1] meskipun mereka memiliki nyanyian yang keras dan sering kali rumit. Pengecualian untuk anggota dari genus Campylorhynchus yang relatif besar. Famili memiliki sayap yang pendek, dan sering kali ekornya tegak. Famili adalah insektivora yang artinya memakan serangga, laba-laba, dan invertebrata kecil lainnya. Namun, ada juga spesies lain yang memakan katak kecil dan kadal.[2]

Deskripsi

Famili adalah burung berukuran sedang hingga sangat kecil. Famili Eurasia termasuk burung terkecil dalam lingkupannya. Ukuran Famili bervariasi dari cikrak berperut putih, yang rata-rata tingginya di bawah 10 cm dan beratnya 9 g, hingga wren raksasa yang rata-rata tingginya sekitar 22 cm dan beratnya hampir 50 g. Warna bulu mereka umumnya kusam, terdiri dari abu-abu, coklat, hitam, dan putih. Tidak ada dimorfisme seksual yang terlihat pada bulu maupun ukuran tubuh burung Famili, dan hanya ada sedikit perbedaan antara burung muda dan burung dewasa.[2]

Famili memiliki nyanyian yang keras dan sering kali rumit, terkadang dibawakan secara duet oleh pasangan. Nyanyian-nyanyian dari anggota genus Cyphorhinus dan Microcerculus telah dianggap sangat enak didengarkan di telinga manusia, yang menghasilkan nama-nama umum seperti cikrak penyanyi, cikrak musisi, cikrak seruling, dan burung cikrak selatan.[2]

Hubungan dengan manusia

Famili ini menonjol di dalam budaya. Cikrak Eurasia telah lama dianggap sebagai "raja burung" di Eropa.[3] Membunuh satu burung atau merusak sarangnya sering dikaitkan dengan nasib buruk. Seperti patah tulang, sambaran petir di rumah, atau cedera pada hewan ternak. Hari Cikrakdirayakan di beberapa daerah di Irlandia, seperti di St. Stephen (26 Desember), acara ini menampilkan burung cikrak palsu yang diarak mengelilingi kota di atas tiang dekoratif. Hingga abad ke-20, burung asli diburu untuk kegiatan.[4] Asal muasal dari tradisi ini adalah balas dendam atas pengkhianatan Santo Stefanus oleh burung Cikrak yang berisik ketika dia mencoba bersembunyi dari musuh di semak-semak.[5]

Burung Cikrak Carolina (Thryothorus ludovicianus) telah menjadi burung negara bagian Carolina Selatan sejak tahun 1948. Farthing Inggris menampilkan burung cikrak di sisi sebaliknya dari 1937 hingga demonetisasi pada tahun 1960. Burung cikrak Kaktus (Campylorhynchus brunneicapillus) ditetapkan sebagai burung negara bagian Arizona pada tahun 1931.

  • Kawasan Negara Bagian Carolina Selatan (kiri) dan Farthing Inggris (kanan). Keduanya menampilkan wren
  • Kawasan Negara Bagian Carolina Selatan
  • Farthing Inggris

Daftar Genus

Referensi

  1. ↑ "21 Facts on Wren - Tweetapedia - Living with Birds". www.livingwithbirds.com. Diakses tanggal 2020-07-17.
  2. 1 2 3 Kroodsma, Donald; Brewer, David (2005), "Family Troglodytidae (Cikrak)", dalam del Hoyo, Josep; Elliott, Andrew; Christie, David (ed.), Handbook of the Birds of the World. Volume 10, Cuckoo-shrikes to Thrushes, Barcelona: Lynx Edicions, hlm. 356–447, ISBN 84-87334-72-5
  3. ↑ Frazer, James George (1922). "Chapter 54. Types of Animal Sacrament". The Golden Bough: A Study in Magic and Religion. New York: Macmillan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Lawrence, Elizabeth Atwood (1997). Hunting the Wren: Transformation of Bird to Symbol: a Study in Human-animal Relationships. Knoxville: University of Tennessee Press. ISBN 9780870499609.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Eveleth, Rose (26 Desember 2012). "The Irish Used to Celebrate The Day After Christmas by Killing Wrens". Smithsonian Magazine. Diakses tanggal 27 Januari 2016.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri wren di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Troglodytidae.
Genera Passerida beserta kerabat punah mereka
Chaetopidae?
Chloropseidae?
Hyliotidae?
Irenidae
Paridae
Picathartidae?
Promeropidae?
Remizidae
Stenostiridae
Muscicapida
    • lihat di bawah ↓
Sylvioidea
    • lihat di bawah ↓
Passeroidea
Regulidae
Bombycilloidea
Bombycillidae
Dulidae
Hylocitreidae
Hypocoliidae
†Mohoidae
Ptiliogonatidae
Certhioidea
incertae sedis
Certhiidae
Polioptilidae
Sittidae
Tichodromidae
Troglodytidae
Muscicapoidea
Buphagidae
Cinclidae
Elachuridae
Mimidae
Muscicapidae
Erithacinae
Muscicapinae
Copsychini
Muscicapini
Niltavinae
Saxicolinae
Sturnidae
Turdidae
Myadestinae
Turdinae
Acrocephalidae
Aegithalidae
Alaudidae
Alaudinae
Certhilaudinae
Mirafrinae
Alcippeidae
Bernieridae
Cettiidae
Cisticolidae
Donacobiidae
Erythrocercidae
Hirundinidae
Hyliidae
Leiothrichidae
Locustellidae
Macrosphenidae
Nicatoridae
Panuridae
Paradoxornithidae
Pellorneidae
Phylloscopidae
Pnoepygidae
Pycnonotidae
Scotocercidae
Sylviidae
Timaliidae
Zosteropidae
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan