Kamis, 29 Oktober 2026
17:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Presiden Portugal

Presiden Portugal

kepala negara Portugal

Bagikan:
Presiden Republik Portugal
Presidente da República Portuguesa
250px-Coat_of_arms_of_Portugal_%28presidencia.pt%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kepresidenan
250px-Flag_of_the_President_of_Portugal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ant%C3%B3nio_Jos%C3%A9_Seguro_%28Ag%C3%AAncia_Lusa%29_2025-11-04.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Petahana
António José Seguro

sejak 9 Maret 2026
Kantor Kepresidenan Republik Portugal
GelarTn. Presiden (tidak resmi)
Yang Terhormat (diplomatik)
JenisKepala negara
Anggota
KediamanIstana Belém
KantorLisboa, Portugal
Ditunjuk olehPemilihan langsung
Masa jabatanLima tahun, dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan
PendahuluMonarki
DibentukOktober 5, 1910;116 tahun lalu (1910-10-05)
Pejabat pertamaManuel de Arriaga
WakilPresiden Majelis
Gaji€93,364.74 pertahun[1]
Situs webpresidencia.pt

Presiden Portugal, dengan nama resmi Presiden Republik Portugal (bahasa Portugis:Presidente da República Portuguesa) adalah Kepala Negara Portugal.

Segala kewenangan, fungsi dan tanggung jawab dari jabatan-jabatan kepresidenan sebelumnya, dan segala hubungannya dengan perdana menteri dan kabinet sejak era terbentuknya republik diatur dalam beberapa jenis konstitusi. Saat ini dalam Republik Ketiga menganut sistem semi presidensial, Presiden Portugal tidak memegang peran eksekutif secara langsung, tidak seperti negara semi presidensial lainnya seperti Prancis. Peran Presiden Portugal hanya sebatas jabatan seremonial yang sama dengan negara yang menganut sistem parlementer. Salah satu kewenangan presiden adalah meresmikan semua undang-undang yang telah disetujui oleh Majelis Republik maupun Pemerintah Portugal (tindakan yang sepenuhnya tidak memiliki dasar hukum), meskipun demikian, presiden masih memiliki pilihan lainnya untuk memveto undang-undang tersebut (meskipun hak veto ini dapat diatasi jika undang-undang disetujui oleh Parlemen) atau mengirimkannya ke Mahkamah Konstitusi untuk dinilai apakah undang-undang tersebut melanggar Konstitusi. Kemampuan ini dan kemampuan lainnya menyiratkan bahwa presiden Portugal tidak cocok dengan salah satu dari tiga kekuasaan tradisional – legislatif, eksekutif, dan yudikatif – dan malah bertindak sebagai semacam "kekuasaan moderat" di antara ketiga kekuasaan tradisional tersebut.[2]

Saat ini Presiden Portugal dijabat oleh António José Seguro sejak 9 Maret 2026.

Kewenangan

Republik Portugal saat ini menganut sistem semi-presidensial. Tidak seperti presiden di negara-negara Eropa lainnya yang hanya sekadar jabatan seremonial, Presiden Portugal memiliki kewenangan yang lebih. Perdana Menteri dan Majelis Republik mengawasi dan melaksanakan secara langsung urusan pemerintahan di Portugal, Presiden Portugal memegang pengaruh dan kewenangan yang signifikan, khususnya dalam bidang keamanan nasional dan kebijakan luar negeri (walaupun tidak terlalu kuat seperti halnya di negara Prancis atau Rumania). Selain itu Presiden Portugal juga bertindak sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Portugal, dan berada di posisi teratas dalam kancah perpolitikan dan jabatan di Portugal.[3]

Sebelum Revolusi Anyelir, kewenangan Presiden Portugal terbagi-bagi menjadi beberapa jenis. Beberapa Presiden Portugal adalah Diktator (seperti Sidónio Pais dan António de Fragoso Carmona), kepala negara seremonial (seperti Craveiro Lopes, dan Américo Tomás). Selama era Estado Novo, Presiden hampir secara keseluruhan bertindak sebagai diktator meskipun dalam pelaksanaannya kekuasaan tertinggi tetap berada di bawah kendali Presiden Dewan Menteri yang dijabat oleh António de Oliveira Salazar dan Marcelo Caetano.[4][5]

Pengusulan Pemerintah

Kewenangan terbesar presiden adalah mengangkat Perdana Menteri Portugal. Karena Majelis Republik memiliki kewenangan tunggal untuk membubarkan pemerintahan, maka perdana menteri yang dicalonkan oleh presiden harus mendapatkan suara mayoritas dalam Majelis Republik. Presiden meniliki kewenangan untuk membubarkan parlemen jika ia merasa perlu.[6] Sepanjang sejarah republik ketiga, Presiden Jorge Sampaio pernah menggunakan kewenangan ini untuk membubarkan pemerintahan kontroversial yang dipimpin oleh Pedro Santana Lopes, meskipun Lopes memiliki suara mayoritas di dalam Majelis Republik.[7]

Angkatan Bersenjata

Pada tahun 2003, Presiden Jorge Sampaio pernah mengintervensi Angkatan Bersenjata Portugal untuk membatasi keikutsertaan Portugal dalam Perang Irak karena kewenangannya sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Portugal. Sampaio melarang penempatan tentara Portugal dalam sebuah perang yang secara pribadi ia tidak setuju dengan perang itu. Hal ini mengakibatkan ia dikonfrontasi oleh Perdana Menteri José Manuel Barroso.[8] Oleh karena itu, pemerintah akhirnya mengerahkan 128 anggota Garda Republik Nasional (GNR) ke Irak dari tahun 2003 hingga 2005, hal ini dimungkinkan karena GNR, meskipun merupakan kekuatan militer, bukan bagian dari Angkatan Bersenjata Portugal.[9]

Kewenangan Lain

Konstitusi Portugal memberikan kewenangan kepada Presiden Portugal sebagai berikut : [10]

  • Presiden Republik melaksanakan fungsi sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata dan sebagai Pemegang Kuasa Penuh Tiga Ordo, mengangkat dan memberhentikan Panglima Angkatan Bersenjata dan Kepala Staf Umum dari tiga cabang ketentaraan di Angkatan Bersenjata Portugal atas persetujuan dari Pemerintah;
  • Presiden Republik dapat membubarkan Majelis Republik yang diikuti dengan perintah pelaksanaan pemilihan umum baru untuk memilih para anggota legislatif;
  • Presiden Republik melantik Perdana Menteri berdasarkan hasil pemilihan umum dan melantik para anggota kabinet atas usulan dari Perdana Menteri. Presiden Republik dapat membubarkan pemerintahan jika hal itu dirasa penting untuk memastikan keberlangsungan pemerintahan dan demokrasi;
  • Badan Pemerintahan Wilayah Otonomi dapat dibubarkan oleh Presiden Republik jika dirasa bertindak melawan Konstitusi Portugal;
  • Presiden Republik dapat mendeklarasikan keadaan darurat setelah melakukan dengar pendapat dengan pemerintah dan berada dibawah otorisasi Majelis Republik;
  • Atas usulan Pemerintah dan dengan izin dari Majelis Republik, Presiden Republik dapat menyatakan perang;
  • Presiden Republik mengumumkan, meratifikasi dan dapat memveto pemberlakuan atau penandatanganan undang-undang, peraturan perundang-undangan, keputusan peraturan dan keputusan Pemerintah lainnya.
  • Dalam bidang kewenangannya di bidang hubungan internasional, Presiden Republik meratifikasi perjanjian internasional.
  • Presiden Republik dapat memutuskan untuk mengadakan referendum yang diusulkan oleh Majelis Republik.
  • Presiden Republik dapat meminta Mahkamah Konstitusi untuk mendahului konstitusionalitas norma-norma yang terkandung dalam konvensi atau keputusan internasional yang telah dikirimkan kepadanya untuk diundangkan sebagai undang-undang organik, undang-undang atau undang-undang keputusan;
  • Presiden Republik menunjuk dan membebaskan, dalam beberapa kasus atas usulan Pemerintah, para pemegang badan-badan penting Negara seperti Perwakilan Republik untuk daerah-daerah otonom, Ketua Pengadilan Auditor dan Jaksa Agung Republik. , lima anggota Dewan Negara dan dua anggota Dewan Tinggi Kehakiman;
  • Presiden Republik menunjuk duta besar dan utusan luar biasa, atas usulan Pemerintah, dan mengakreditasi perwakilan diplomatik asing.
  • Presiden Republik setelah mendengarkan pendapat Pemerintah, dapat memberikan pengampunan dan meringankan hukuman.

Pemilihan

Dibawah Konstitusi Portugal yang diberlakukan pada tahun 1976 setelah Revolusi Anyelir, Presiden dipilih untuk masa jabatan selama lima tahun. Presiden dapat dipilih kembali tidak lebih dari dua kali berturut-turut.[11] Kediaman resmi presiden Portugis adalah Istana Belem di Lisboa.[12]

Presiden dipilih dalam sistem dua putaran: jika tidak ada kandidat calon yang memenuhi angkat 50% dalam putaran pertama, maka dua kandidat peraih suara terbanyak akan dipilih kembali pada putaran kedua yang diadakan dua minggu setelahnya. Namun sepanjang sejarahnya, putaran kedua hanya sekali terjadi pada saat Pemilihan Umum Presiden Portugal 1986. Hingga saat ini semua presiden yang terpilih paska Revolusi Anyelir menjabat selama dua periode berturut-turut, dan presiden secara konsisten menduduki peringkat sebagai tokoh politik paling populer di negara ini. Namun, selama masa jabatannya, popularitas mantan presiden Aníbal Cavaco Silva anjlok, menjadikannya tokoh politik paling tidak populer kedua di negara tersebut, tepat di atas perdana menteri saat itu, dan presiden Portugal pertama setelah tahun 1974 yang mendapat penilaian negatif.[13]

Dibawah Pasal 132 Konstitusi, jika presiden wafat atau tidak mampu melaksanakan kewajibannya, maka Presiden Majelis Republik akan ditunjuk menjadi Penjabat Presiden dengan kewenangan terbatas hingga presiden baru terpilih paska pelaksanaan pemilihan umum.

Mantan Presiden yang Masih Hidup

Untuk Daftar, lihat Daftar Presiden Portugal.

Hingga saat ini hanya Mantan Presiden Aníbal Cavaco Silva yang masih hidup dan berusia 84 tahun.

Grafik Linimasa Presiden Portugal

9425w4m7oqsuuzanmk5tvlhgq2mrri9.png

Daftar Referensi

Referensi

  1. ↑ Miguel Santos (23 September 2015). "E agora um temasensível: os políticos são mal pagos?". Observador (dalam bahasa Portugis). Lisbon. Diakses tanggal 12 Oktober 2016. Todos os salários de detentores de cargos políticos são calculados em função do salário bruto do Presidente da República — 6 668 euros brutos (a que acresce 25% de despesas de representação).{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Duties of the President – Head of State. Official Page of the Presidency of the Portuguese Republic. Retrieved 31 August 2021.
  3. ↑ "Presidente da República". Diário da República. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Os Presidentes da Ditadura Nacional e do Estado Novo". RTP. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Os Presidentes da 1.ª República". RTP. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Dissolução da Assembleia da República". Diário da República. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Jorge Sampaio vai dissolver Assembleia da República". Público. 30 November 2004. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Sampaio reafirma ilegitimidade da ofensiva militar contra o Iraque". Público. 19 Maret 2003. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Militares Portugueses partem para o Iraque". RTP. 8 Mei 2003. Diakses tanggal 27 Februari 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Constitution of the Portuguese Republic" (PDF). Assembly of the Republic. 2005. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 3 Maret 2016. Diakses tanggal 6 Juni 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑
  12. ↑ "Belem National Palace". Presidency of the Portuguese Republic. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-10-09. Diakses tanggal 2023-11-13. Belém Palace has been the Official Residence of the President of the Republic since the establishment of the Republic in 1910.
  13. ↑ Francisco Teixeira (21 April 2011). "Cavaco é o primeiro PR com popularidade negativa". Diário Econónmico (dalam bahasa Portugis). Lisbon. Diakses tanggal 16 Oktober 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan