Kamis, 08 Oktober 2026
04:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Predator puncak

Bagikan:
120px-Elang_Jawa_%28Nisaetus_Bartelsi%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Panthera_pardus_close_up.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Elang jawa dan macan tutul merupakan kedua contoh predator puncak.[1][2]

Predator puncak atau pemangsa puncak adalah jenis predator berada di atas puncak rantai makanan dan tidak memiliki predator yang memangsanya.[3] Istilah ini secara umum diterapkan ketika membahas dinamika trofik, di mana predator puncak menempati tingkatan trofik tertinggi. Predator puncak sebagai konsep diterapkan dalam berbagai kajian ekologi seperti ekowisata dan konservasi alam.

Binatang dapat menjadi predator puncak pada beberapa lingkungan tetapi tidak di tempat lain. Beberapa spesies berakhir pada rantai makanan panjang, ketika mereka memiliki peran penting untuk memelihara kesehatan ekosistem, dan beberapa predator pada akhir rantai makanan hanya memiliki 3 tahap (rumput→rusa→serigala). Beberapa seperti beruang, hiena, buaya, serigala, anjing besar, hiu, komodo, dan paus pembunuh adalah pemakan manusia, walaupun mereka menghindari manusia.

Referensi

  1. ↑ Ridwan, Iwan; At, Mulyadi; Rusli, Abdul Rahman (2014). "Pemantauan Ekologi Sarang Elang Jawa (Spizaets bartelsi) di Wilayah Hutan Cikaniki Taman Nasional Gunung Halimun Salak". Jurnal Nusa Sylva. 14 (2): 44-47. doi:10.31938/jns.v14i2.153.
  2. ↑ Sulistyadi, Eko (2012). "Komunitas Mamalia Besar Gunung Slamet". Dalam Maryanto, Ibnu; Noerdjito, Mas; Partomihardjo, Tukin (ed.). Ekologi Gunung Slamet (PDF). Jakarta: LIPI Press. hlm. 121–134.
  3. ↑ "Jean-Michel Cousteau : Ocean Adventures . Glossary | PBS". www.pbs.org. Diakses tanggal 2025-04-03.

Pranala luar

Umum
Hierarki
Interaksi biologis
Jangka pendek
Jangka panjang
Jaring-jaring makanan
Konsep
Peranan
Peran sebagai spesies
Distribusi spesies
Lain-lain
Ekologi ruang
Ikon rintisan

Artikel bertopik ekologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan