Senin, 28 September 2026
02:42 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pranowo

Pranowo

Pranowo
250px-Director_General_of_Immigration_Pranowo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Direktur Jenderal Imigrasi
Masa jabatan
16 Maret 1995 –4 Februari 1999
PendahuluRoni Sikap Sinuraya
PenggantiMuhammad Mudakir
Sekretaris Militer Presiden
Masa jabatan
1993–1995
PresidenSoeharto
PendahuluSyaukat Banjaransari
PenggantiBudhy Santoso
Informasi pribadi
Lahir2 September 1940 (umur 86)
Blora, Hindia Belanda
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Pangkat40px-20-TNI_Army-MG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal TNI
SatuanPolisi Militer (CPM)
NRP19840[1]

Pranowo (lahir 2 September 1940) merupakan seorang purnawirawan perwira tinggi angkatan darat dan birokrat dari Indonesia. Pranowo menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengawal Presiden dari tahun 1985 hingga 1993, Sekretaris Militer Presiden dari tahun 1993 hingga 1995, dan Direktur Jenderal Imigrasi dari tahun 1995 hingga 1999.

Masa kecil dan karier militer

Pranowo lahir di Wonosobo pada tanggal 2 September 1940.[2] Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atasnya, Pranowo mendaftarkan diri ke Akademi Militer Nasional dan lulus pada tahun 1963.[3] Ia meniti karier dalam dunia kemiliteran hingga mencapai pangkat kolonel dan menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Militer Jayakarta.[4]

Pada tanggal 30 Januari 1985, Pranowo dipromosikan menjadi Komandan Pasukan Pengawal Presiden (Paswalpres, sekarang berubah menjadi Paspampres).[3] Ia kemudian memperoleh kenaikan pangkat menjadi brigadir jenderal pada tanggal 3 Oktober 1987.[5] Menurut pakar Indonesia Ben Anderson, penunjukan Pranowo sebagai komandan Paswalpres mengindikasikan kedekatannya dengan mantan ajudan Soeharto Try Sutrisno dan mantan komandan pengawal Soeharto Eddie Marzuki Nalapraya.[4] Pranowo mengakhiri masa jabatannya sebagai komandan Paswalpres pada tanggal 13 November 1993[3] dan merupakan pemegang jabatan komandan Paswalpres terlama hingga saat ini.[6]

Pranowo kembali memperoleh promosi jabatan ketika ia diangkat menjadi Sekretaris Militer Presiden pada tanggal 3 Agustus 1993.[7] Setelah dua tahun memegang pos tersebut, Pranowo diberhentikan dengan hormat pada tahun 1995. Ia secara resmi pensiun dari militer pada tanggal 11 November 1995.[8]

Direktur Jenderal Imigrasi dan masa pensiun

Pranowo diangkat menjadi Direktur Jenderal Imigrasi pada tanggal 16 Maret 1995, menggantikan Roni Sikap Sinuraya.[2] Pranowo memasuki masa pensiun menjelang tahun 1999 dan penggantinya, Jasril Jakub, sudah ditetapkan akan dilantik pada tanggal 8 Januari 1999. Namun, sejumlah demonstrasi yang menolak pengangkatan Jasril mendorong pemerintah untuk mencari penggantinya. Muhammad Mudakir kemudian disetujui sebagai direktur jenderal pengganti Pranowo.[9] Mudakir akhirnya dilantik menjadi direktur jenderal baru pada tanggal 4 Februari 1999.[10]

Setelah pensiun, Pranowo ditahbiskan menjadi pendeta.[11] Ia memimpin sejumlah organisasi Forum Bakti Kasih Kristiani dan memprakarsai sebuah gerakan sumbangan bagi daerah di Indonesia yang mengalami masalah kemanusiaan.[12]

Penghargaan

Referensi

  1. 1 2 "Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003" (PDF). Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2021-01-20.
  2. 1 2 "Pranowo Menggantikan Roni Sikap Sinuraya". Kompas. 17 Maret 1995. hlm. 6. Diakses tanggal 4 Februari 2023.
  3. 1 2 3 The Editors (Oktober 1995). "Current Data on the Indonesian Military Elite: September 1, 1993 -- September 30, 1995". Indonesia. 60: 125.{{cite journal}}: |last= memiliki nama generik
  4. 1 2 The Editors (Oktober 1985). "Current Data on the Indonesian Military Elite". Indonesia. 40: 144.{{cite journal}}: |last= memiliki nama generik
  5. ↑ "46 Pati Naik Pangkat". Mimbar Kekaryaan. No. 202. Oktober 1987. hlm. 71. Diakses tanggal 25 Mei 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Saelan, Maulwi (2008). Dari Revolusi 45 sampai Kudeta 66: kesaksian Wakil Komandan Tjakrabirawa. VisiMedia. ISBN 978-979-1043-99-1.
  7. ↑ The Editors (April 1993). "Current Data on the Indonesian Military Elite: January 1, 1992 - April 3, 1993". Indonesia. 56: 139.{{cite journal}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Wismoyo dan 55 Jenderal Diwisuda Purnawira". Kompas. 12 November 1995. hlm. 1. Diakses tanggal 7 Oktober 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Kejutan di Imigrasi". Panji Masyarakat. 1999. hlm. 73. Diakses tanggal 3 Februari 2023.
  10. ↑ "Mengapa Arifin Masuk, Mengapa Bambang Lolos?". Tempo. 8 Februari 1999. Diakses tanggal 3 Februari 2023.
  11. ↑ "Persekutuan Doa Prime & First". Reformata. No. 112. Agustus 2009. Diakses tanggal 4 Februari 2023.
  12. ↑ "Mayjen TNI (Purn) Pranowo: Gerakan 1000 Rupiah". Reformata. September 2003. Diakses tanggal 4 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan