Senin, 19 Oktober 2026
00:53 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Pool Advista Indonesia

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Pool Advista Indonesia
BEI: POOL
Industrijasa keuangan
Produkinvestasi, pembiayaan dan asuransi
PendapatanRp 298 juta (2018), Rp -304 miliar (2019) Penurunan
Rp -62 miliar (2018), Rp -405 miliar (2019) Penurunan
Jumlah karyawan
73 orang (2019)

Pool Advista Indonesia merupakan perusahaan publik yang bergerak dalam bidang jasa keuangan dan bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1958.

Perusahaan sebelumnya berdiri sebagai asuransi umum dengan nama NV Pool Asuransi Indonesia, yang kemudian menjadi Pool Asuransi Indonesia hingga tahun 2003 dan melepas izin asuransi umum pada tahun 2004.

Perusahaan pernah berinvestasi pada Great Eastern General Insurance Indonesia (d/H QBE Pool Indonesia) bersama QBE Insurance di mana usaha tersebut dirintis sejak 1981 dengan kerja sama kantor perwakilan yang dilanjutkan dengan pendirian usaha patungan tersendiri yaitu QBE Pool pada 1994, yang kemudian dijual oleh perusahaan pada 2016.

Kemudian, perusahaan pernah merintis bisnis bersama asuransi umum asal Jepang bernama Sumitomo Marine and Fire Insurance di mana awalnya perusahaan berperan sebagai kantor perwakilan sejak 1973 dan berubah menjadi usaha patungan tersendiri bernama Asuransi Sumitomo Marine and Pool Indonesia (telah dialihkan bisnisnya ke Asuransi MSIG Indonesia pada tahun 2003).

Perusahaan juga pernah memiliki bisnis bengkel bernama Megaindo Intisakti dan lembaga pendidikan bernama Widya Dharma Artha yang dijual oleh perusahaan pada 2017.[1]

Permasalahan

Pada akhir 2019, perusahaan dan anak usahanya tersangkut kasus Jiwasraya dan kerugian investasi Asabri, di mana Pool Advista Aset Manajemen menjadi saksi dari kasus tersebut, sementara Pool Advista Sekuritas harus mematuhi aturan Kejaksaan Agung yang telah membekukan rekening efek sejumlah nasabah yang dicurigai terkait kasus Jiwasraya. Kedua hal ini menyebabkan keduanya mengalami penurunan kondisi, di mana Pool Advista Aset harus kehilangan dana investor yang memutuskan menarik dana mereka karena kasus tersebut dan Pool Advista Sekuritas harus mencadangkan piutang nasabah yang tidak tertagih karena pembekuan tersebut.

Selain masalah tersebut, dua anak usaha Pool Advista yang lainnya, yaitu Advista Life dan Pool Advista Finance mengalami keraguan keberlanjutan usaha, di mana Advista Life mengalami penurunan modal yang disebabkan adanya kerugian akibat penurunan nilai investasi perusahaan, sementara Pool Advista Finance mengalami dampak risiko kredit yang ditimbulkan akibat adanya pandemi COVID-19.[2]

Harga saham perusahaan yang anjlok hingga ke level Rp 50 membuat sejumlah investor publik perusahaan menggugat PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, setelah sebelumnya telah 3 kali menyomasi manajemen perusahaan untuk membeli kembali saham mereka di rentang harga Rp 1.700 hingga Rp 2.800 per lembar dan telah ditolak oleh perusahaan. Sidang pertama dilaksanakan pada 13 Mei 2020 [3] dan pada putusan tanggal 4 Juni 2020, Pengadilan memutuskan menolak gugatan tersebut.[4]

Manajemen

  • Komisaris Utama : Bima Aranta
  • Komisaris Independen : Gondo Radityo Gambiro
  • Direktur Utama : Evi Firmansyah, mengundurkan diri pada 3 Februari 2020 [5]
  • Direktur : Marhaendra

Anak-Usaha

Pranala luar

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan