Senin, 12 Oktober 2026
11:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Politik Georgia

Politik Georgia

Bagikan:
250px-Greater_coat_of_arms_of_Georgia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini adalah bagian dari seri
Politik dan Ketatanegaraan
Georgia
Yudikatif

Politik Georgia berbentuk Republik Parlementer Perwakilan dengan Sistem Multi Partai.[1][2] Presiden Georgia merupakan kepala negara dan Perdana Menteri Georgia merupakan kepala pemerintahan. Eksekutif terdiri dari Presiden dan Kabinet. Legislatif ditangani oleh Pemerintah dan Parlemen Georgia unikameral.

Setelah Revolusi Mawar pada tahun 2003 Gerakan Nasional Bersatu mendominasi sistem partai. Georgia menjadi negara Republik Demokratis dengan Multi Partai Pertama. Parlemen demoratis pertama terbentuk pada pemuilu pada 28 Oktober 1990. Georgia adalah negara setralistik kecuali wilayah Abkhazia dan Adjara yang merupakan wilayah otonomi dan wilyah otonomi pertama Ossetia Selatan. Abkhazia dan Ossetia Selatan adalah otonomi tersendiri sejak Republik Sosialis Soviet Georgia di bawah pengaruh Uni Soviet secara sepihak memisahkan diri dari Georgia pada tahun 1990an. Sementara itu pada tahun 2016, Georgia mengakui Abkhazia sebagai wilayah otonom di Georgia dan tidak mengakui Ossetia Selatan sebagai negara yang memiliki status khusus.

Pada tahun 2007 adanya usulan untuk mengubah Republik Georgia menjadi Monarki Konstitusional telah menjadi perdebatan masyarakat Georgia sejak dulu kala.

Referensi

  1. ↑
  2. ↑ "Constitution of Georgia" (PDF). Parliament.ge. Diakses tanggal 2016-11-17.


Negara
berdaulat
Asia Tenggara
Asia Timur
Asia Selatan
Asia Tengah
Asia Barat
Lintas benua
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain
1 Terkadang dimasukkan ke Eropa, tergantung definisi perbatasan. 2 Terkadang dimasukkan ke Oseania. 3 Negara lintas benua.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan