Selasa, 20 Oktober 2026
12:44 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Polisi Kehutanan Republik Indonesia

Polisi Kehutanan Republik Indonesia

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
40px-Text_document_with_red_question_mark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu.
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Polisi Kehutanan Republik Indonesia" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Maret 2025)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Polisi Kehutanan Republik Indonesia
{{{logocaption}}}
SingkatanPolhut
MottoBudi Bhakti Wirawana
Struktur yurisdiksi
Yurisdiksi hukumIndonesia - Kawasan Hutan dan Hasil Hutan (termasuk Tumbuhan dan Satwa Liar)
Lembaga pemerintah primerKementerian Kehutanan Republik Indonesia
Lembaga pemerintah sekunderPemerintah Daerah
Situs web
https://polhut.menlhk.go.id

Polisi Kehutanan Indonesia atau biasa disebut Polhut adalah nama sebuah jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil dalam lingkungan pegawai instansi kehutanan pusat maupun daerah. Polisi ini bukan merupakan bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polisi Kehutanan adalah pejabat tertentu dalam lingkup instansi kehutanan pusat dan/atau daerah yang sesuai dengan sifat pekerjaannya menyelenggarakan dan/atau melaksanakan usaha pelindungan hutan yang oleh kuasa undang-undang diberikan wewenang kepolisian khusus di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya yang berada dalam satu kesatuan komando.[1] Sesuai dengan namanya, polisi ini mempunyai tugas pokok yaitu menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, memantau, dan mengevaluasi serta melaporkan kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan serta pengawasan peredaran hasil hutan.[2][3]

Karena sifat pekerjaannya dalam usaha perlindungan pengamanan hutan dan penegakan hukum, maka pejabat tertentu diberikan wewenang kepolisian khusus di bidang kehutanan dan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Dalam menjalankan tugasnya Polhut dibekali dengan senjata api jenis Senapan Bahu dan Pistol dengan berbagai jenis yaitu PM1 A1, PM3 Cakrawana, Ceska Zbrojovka (CZ.83), Molot Vepr 12 G.A., Pistol FN dan lain-lain. Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Polhut dilaksanakan di Lemdiklat Sekolah Pembentukan Perwira (SETUKPA) Polri-Pusdiklat SDM Kehutanan dan atau di Balai Diklat Kehutanan dan Sekolah Polisi Negara (SPN) di beberapa wilayah di Indonesia.

Pembinaan Polhut dilakukan oleh Kementerian Kehutanan Indonesia, sedangkan struktur operasional disesuaikan dengan perangkat unit pelaksana teknis (UPT) pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Polhut memiliki satuan reaksi cepat yang disebut SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat) yang dibentuk tahun 2005. Sampai saat ini telah memiliki 16 (enam belas) Brigade SPORC [4] yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia antara lain :

  1. Brigade Macan Tutul
    berkedudukan Markas Komando di Medan, Sumatera Utara dengan Wilayah kerja Provinsi Sumatera Utara dan Aceh
  2. Brigade Beruang
    berkedudukan Markas Komando di Pekanbaru, Riau. Wilayah kerja meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau
  3. Brigade Harimau
    berkedudukan Markas Komando di Kota Jambi, Wilayah kerja meliputi Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Bengkulu
  4. Brigade Siamang
    berkedudukan Markas Komando di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Wilayah kerja meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung
  5. Brigade Kalaweit
    berkedudukan Markas Komando di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Wilayah kerja meliputi Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
  6. Brigade Bekantan, berkedudukan Markas Komando di Kota Pontianak, wilayah kerja Provinsi Kalimantan Barat.
  7. Brigade Enggang
    berkedudukan Markas Komando di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Wilayah kerja Provinsi Kalimantan Timur, Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan Utara
  8. Brigade Anoa
    berkedudukan Markas Komando di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Wilayah kerja meliputi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat.
  9. Brigade Kangguru
    berkedudukan Markas Komando di Kota Jayapura-Papua, wilayah Kerja meliputi Provinsi Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
  10. Brigade Kasuari
    berkedudukan Markas Komando di Kota Manokwari, wilayah kerja meliputi Provinsi Papua Barat Daya dan Papua Barat.
  11. Brigade Elang
    berkedudukan di Jakarta. Wilayah kerja meliputi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat.
  12. Brigade Banteng, berkedudukan Markas Komando di Surabaya, wilayah kerja Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta
  13. Brigade Komodo, berkedudukan Markas Komando di Kota Kupang, Wilayah kerja Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
  14. Brigade Maleno, berkedudukan Markas Komando di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
  15. Brigade Kera Hitam, berkedudukan Markas Komando di Kota Manado dengan wilayah kerja Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.
  16. Brigade Kaka Tua, berkedudukan Markas Komando di Kota Ambon, wilayah kerja Provinsi Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Senjata api

Nama Asal Gambar Kaliber Jenis Varian Catatan
CZ 85  Ceko 120px-CZ_85.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 9×19mm pistol semi-otomatis - [5]
Beretta M12  Italia

 Indonesia

120px-Beretta_mod12s_scheda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 9×19mm pistol mitraliur Pindad PM1A1 Lisensi lokal oleh Pindad[5]
Pindad PM3  Indonesia 120px-Pindad_PM3_Submachine_Gun.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 9×19mm pistol mitraliur - [butuh rujukan]
Vepr-12  Rusia 120px-Vepr-12_ARMS_%26_Hunting_2012_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 12 tolok senapan gentel semi-otomatis - [6][7][8]

Referensi

  1. ↑ Pasal 1 ayat 15 UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
  2. ↑ Peraturan Pemerintah No.45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan.
  3. ↑ PERATURAN BERSAMA MENTERI KEHUTANAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : NK. 14/MENHUT-II/2011 dan NOMOR: 31 TAHUN 2011.
  4. ↑ Pasal 1 angka 2 Peraturan Menteri Lingkungan Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.45/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2017 Tentang Seragam Dan Perlengkapan Polisi Kehutanan Dan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat.
  5. 1 2 "Statistik 2016 BKSDA Jawa Timur" (PDF). BKSDA Jawa Timur. Februari 2017. hlm. 44. Diakses tanggal 8 Januari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ https://twitter.com/RandomWorldWar/status/1645390094696861697[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ "Polisi Kehutanan Tangkap Pelaku Illegal Logging di Sinjai". sinjai.info. 20 Juli 2018. Diakses tanggal 21 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Agency, ANTARA News (25 November 2019). "KLHK amankan ribuan kubik kayu ilegal Rp6 miliar". ANTARA News Kalimantan Timur.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Topik Indonesia
Sejarah Nusantara
(pra-Indonesia)
Sejarah Indonesia
Geografi
Politik dan
pemerintahan
Ekonomi
Demografi
Budaya
Simbol
Flora dan fauna
Lainnya
120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan