Senin, 09 November 2026
03:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pindad PM3

Pindad PM3

senapan sub-mesin

Bagikan:
Pindad PM3
250px-Pindad_PM3_Submachine_Gun.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pindad PM3
Jenis Sub-machine gun
Negara asal Indonesia
Sejarah pemakaian
Digunakan oleh Lihat Users
Sejarah produksi
Produsen Pindad
Diproduksi 2016–kini
Spesifikasi
Berat 3.15 kg (tanpa terpasang magasen)[1]
Panjang 72 cm (48.4 cm ketika popor dilipat)[1][2]
Peluru 9×19 mm Parabellum
9×21 mm
Lop/Laras 21 cm[1]
Mekanisme Gas operated[2]
Rata² tembakan 750–850 rpm[2]
Jarak efektif 75 m[2]
Alat bidik Bidikan besi. Alat bidik optik dapat dipasang karena ada rel piccantiny

PM3 adalah senjata api tipe mitraliur atau sub-machine gun yang diproduksi oleh PT. Pindad. Senjata ini didesain untuk perang kota atau pertempuran jarak dekat lainnya. Senjata ini menggunkan peluru kaliber 9x19mm parabellum dan efektif hingga jarak 75 meter. Senjata ini menggunakan mekanisme gas operated yang membuatnya lebih unggul dari generasi sebelumnya, PM2 yang masih menggunakan mekanisme blowback. Senjata ini juga dapat dipasang berbagai attachment yang lebih banyak, seperti pembidik dan grip yang membuat senjata ini semakin akurat.[3]

Perancangan dan Pengembangan

PM3 pertama kali diperkenalkan pada tanggal 9 Juni 2016 di Aula Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta.[4][5] Perancangan dan pengembangan PM3 dilakukan oleh Direktorat Pengembangan dan Teknologi Pindad, termasuk implementasi dari masukan yang diberikan oleh pengguna pistol mitraliur generasi sebelumnya. Berbeda dengan PM2 yang menggunakan mekanisme blowback, PM3 menggunakan mekanisme gas. Sama dengan PM2, PM3 juga memiliki rel picatinny, yang memungkinkan pemasangan berbagai macam aksesoris penunjang, seperti alat bidik optik, pegangan depan, dan senter taktis.

Varian

Militer

  • PM3: Varian standar dengan tiga mode penembakan (safe, single and automatic firing mode). memiliki panjang laras 210 mm, 6 grooves rifling, berbobot 3.15 kg, dengan panjang 720 mm (dengan popor terbuka), 494 mm (dengan popor terlipat), rate of fire 750-850 rpm, dan jarak efektif yang dimiliki sepanjang 75 meter.

Semi Otomatis

  • PM3A1
  • PM3 PCC Sport

Galeri

Pengguna

 Indonesia: Digunakan oleh pasukan bersenjata di Indonesia, diantaranya Korps Marinir Republik Indonesia[6] dan Kepolisian

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 Baswara Sawiyya, Rangga (2022-12-17). "Yuk kenali, senapan untuk pertempuran jarak dekat lansiran PT Pindad". Airspace Review. Diakses tanggal Maret 15, 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 "PM3". PT. Pindad. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 2, 2022. Diakses tanggal Maret 14, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "PM3". PT. Pindad (Persero). 2019. Diakses tanggal 26 Desember 2019.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=
  4. ↑ "Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan RI". www.kemhan.go.id. Diakses tanggal 2025-10-23.
  5. ↑ "PT. Pindad (Persero) - Menteri Pertahanan Resmikan 4 Senjata Baru Pindad". pindad.com. Diakses tanggal 2025-10-23.
  6. ↑ Haryono, Aan (2023-02-15). "Menhan Prabowo Serahkan Senjata Produksi PT Pindad ke Korps Marinir, Ini Jenisnya". iNews.ID. Diakses tanggal 2023-12-18.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan