Minggu, 27 September 2026
21:30 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pokhara

Pokhara

Kota Metropolitan in Provinsi No. 4, NepalTemplat:SHORTDESC:Kota Metropolitan in Provinsi No. 4, Nepal
Pokhara Lekhnath
पोखरा लेखनाथ
Kota Metropolitan
Danau Phewa, Pokhara
Danau Phewa, Pokhara
Julukan: 
Kota Delapan Danau
Motto: 
Pokhara Bersih, Pokhara Hijau
Pokhara Lekhnath di Nepal
Pokhara Lekhnath
Pokhara Lekhnath
Location in Nepal
Koordinat: 28°15′50″N 83°58′20″E / 28.26389°N 83.97222°E / 28.26389; 83.97222
NegaraNepal
ProvinsiProvinsi No. 4
ZoneZona Gandaki
DistrikDistrik Kaski
Didirikan1962
Pemerintahan
 • JenisMayor
 • MayorMr. Man Bahadur GC
Luas
 • Total464,24 km2 (17,924 sq mi)
 • Luas perairan4,4 km2 (17 sq mi)
Ketinggian tertinggi1.740 m (5,710 ft)
Ketinggian terendah827 m (2,713 ft)
Populasi
 (2011 (sensus terakhir))
 • Total414.141
 • Kepadatan892,1/km2 (23,110/sq mi)
 • EtnisGurung Bahun Chhetri Khas Nepali Magar Newar
 • AgamaHinduisme Buddhisme
Zona waktuUTC+5:45 (NST)
Kode area telepon061
Situs webpokharamun.gov.np

Pokhara adalah kota kedua terbesar di Nepal dan dikenal sebagai "Permata di Himalaya". Kota ini ramai dikunjungi turis, terutama yang menyukai olahraga ekstrem seperti paragliding, bersepeda di gunung, kano, dan ski. Pokhara juga dikenal akan keindahan alamnya yang berlokasi di kaki Pegunungan Annapurna dan dikelilingi oleh danau, di antaranya Danau Phewa dan Danau Begnas.[1][2]

Sejarah

Pada abad ke-17, Pokhara berada di bawah kekuasaan Dinasti Shah, bagian dari Kerajaan Kaski. Kota ini menjadi salah satu pusat perdagangan di pertengahan abad ke-18 mengingat lokasinya yang strategis di tengah rute perdagangan India dan Tibet. Saat perdagangan antara Tibet India dan Tiongkok semakin berkembang, aktivitas perdagangan di Pokhara mulai menurun. Namun, pada tahun 1959, Pokhara menjadi tempat persinggahan para pengungsi Tibet yang ingin melarikan diri ke India terkait dengan rencana penggabungan oleh Tiongkok. Pada tahun 1968, kota yang sebelumnya hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki ini, dapat diakses oleh kendaraan setelah pembukaan jalan raya Siddhartha. Penambahan berbagai akses jalan untuk kendaraan membuat kota ini berkembang menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi di Nepal.[2]

Aktivitas wisata mulai terlihat di Pokhara sejak tahun 1970-an karena banyak orang yang tertarik dengan pemandangan Gunung Annapurna dan Gunung Machhapuchhre. Perjalanan naik gunung ini semakin berkembang pada akhir tahun 1980-an yang mengundang banyaknya pembangunan hotel, restoran, dan layanan wisata lainnya. Terutama sejak kampanya wisata Nepal didengungkan pada tahun 1998, semakin banyak investor lokal yang membangun fasilitas wisata di kota ini. Namun, sejak gempa besar yang melanda Nepal pada 25 April 2015, aktivitas wisata terus menurun karena jumlah pengunjung yang turun drastis dan ketakutan akan bencana alam yang mungkin melanda kawasan ini.[3]

Demografi Penduduk

Pada tahun 2006, jumlah penduduk Phokara diperkiran 170.000 jiwa. Pendapatan utama penduduk berasal dari wisata dan perdagangan lokal denga kota dan desa lain di wilayah Kaski dan distrik lainnya di Nepal.[4] Bahasa Nepali digunakan sebagai bahasa pengantar, walaupun masyarakat lokal yang berasal dari percampuran berbagai kelompok etnis di Pokhara tetap memiliki beberapa bahasa daerah dan dialek yang berbeda. Banyaknya turis di kota ini juga menyebabkan bahasa Hindi/Urdu dan Inggris banyak digunakan oleh masyarakat setempat.[1]

Referensi

  1. 1 2 A Travel Guide To Pokhara. Yatra.com ; Diakses 21 November 2017.
  2. 1 2 Pokhara Nepal – Travel and Tourism Information. Diarsipkan 2017-12-01 di Wayback Machine. pokharatravelnepal. Diakses 20 November 2017.
  3. ↑ Pokhara tourism passing through 'most challenging time' in history. Diarsipkan 2017-12-01 di Wayback Machine. Santhos Pokharel. 27 Jul 2015 - myrepublica.com
  4. ↑ About Phokara. Diarsipkan 2017-11-27 di Wayback Machine. Trekkers Inn Boutique Hotel. Diakses 20 November 2017.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan