Senin, 12 Oktober 2026
15:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Podocarpus purdieanus

Bagikan:
Podocarpus purdieanus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Araucariales
Famili: Podocarpaceae
Genus: Podocarpus
Spesies:
P. purdieanus
Nama binomial
Podocarpus purdieanus

Podocarpus purdieanus adalah spesies konifer dalam keluarga Podocarpaceae. Tumbuhan ini endemik di Jamaika. Nama umumnya adalah yacca, atau St. Ann yacca.[1]

Pohon ini menghasilkan kayu yang berharga, sehingga telah dipanen secara berlebihan yang mengakibatkan populasinya saat ini terfragmentasi dan terbatas di wilayah tengah Jamaika. Pohon ini tumbuh di hutan lebat di atas batu kapur. Tumbuhan ini dapat ditemukan di antara spesies seperti Terminalia latifolia, Cedrela odorata, Calophyllum jacquinii, dan Pithecellobium alexandri.[1]

Kayu dari pohon ini sangat baik untuk membuat tiang kapal dan pohon yang lebih kecil masih digunakan untuk membuat tongkat ubi. Ancaman lainnya termasuk pertambangan, khususnya bauksit, serta pembukaan habitat hutan untuk perkebunan dan permukiman.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Campbell, K.C.St.E.; Gardner, M. (2013). "Podocarpus purdieanus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T34094A2845186. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T34094A2845186.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan