Rabu, 04 November 2026
03:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Podocarpus purdieanus

Bagikan:
Podocarpus purdieanus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Araucariales
Famili: Podocarpaceae
Genus: Podocarpus
Spesies:
P. purdieanus
Nama binomial
Podocarpus purdieanus

Podocarpus purdieanus adalah spesies konifer dalam keluarga Podocarpaceae. Tumbuhan ini endemik di Jamaika. Nama umumnya adalah yacca, atau St. Ann yacca.[1]

Pohon ini menghasilkan kayu yang berharga, sehingga telah dipanen secara berlebihan yang mengakibatkan populasinya saat ini terfragmentasi dan terbatas di wilayah tengah Jamaika. Pohon ini tumbuh di hutan lebat di atas batu kapur. Tumbuhan ini dapat ditemukan di antara spesies seperti Terminalia latifolia, Cedrela odorata, Calophyllum jacquinii, dan Pithecellobium alexandri.[1]

Kayu dari pohon ini sangat baik untuk membuat tiang kapal dan pohon yang lebih kecil masih digunakan untuk membuat tongkat ubi. Ancaman lainnya termasuk pertambangan, khususnya bauksit, serta pembukaan habitat hutan untuk perkebunan dan permukiman.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Campbell, K.C.St.E.; Gardner, M. (2013). "Podocarpus purdieanus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T34094A2845186. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T34094A2845186.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik konifer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan