Minggu, 27 September 2026
12:54 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Platform Krimea

Platform Krimea

Ukrainian diplomatic initiative aimed at recovering control over CrimeaTemplat:SHORTDESC:Ukrainian diplomatic initiative aimed at recovering control over Crimea
Crimea Platform
Crimea_Platform.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lambang Platform Krimea
Didirikan2021
Kantor pusat
Situs webcrimea-platform.org/en

Platform Krimea (bahasa Ukraina:Кримська платформа, bahasa Inggris:Crimea Platform, bahasa Tatar Krimea:Qırım platforması) adalah mekanisme internasional untuk konsultasi dan koordinasi dengan mitra-mitra internasional Ukraina guna menghadapi akibat serta ancaman dari pendudukan sementara Rusia di Krimea dan, yang paling penting, untuk mengembalikan semenanjung Krimea ke bawah pemerintahan Ukraina.[1]

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengembangkan konsep Platform Krimea atas inisiatif dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Setelah itu, Ukraina mulai mengkonsolidasi dukungan komunitas internasional serta mengundang para mitra Ukraina untuk berpartisipasi dalam KTT perdana Platform Krimea serta kegiatan-kegiatan platform lainnya di masa mendatang.

Platform Krimea akan menyatukan semua upaya nasional maupun internasional yang ada untuk membebaskan semenanjung Ukraina dari pendudukan.[2]

Lima dasar

Platform Krimea akan memfokuskan kegiatannya pada lima bidang utama, yaitu:

1. Kebijakan tidak mengakui upaya aneksasi Krimea oleh Rusia;

2. Efektivitas dan penguatan sanksi, serta menutupi celah yang dapat disalahgunakan;

3. Perlindungan hak asasi manusia dan hukum perikemanusiaan internasional;

4. Menjamin keamanan di wilayah Laut Hitam, Laut Azov, dan sekitarnya, serta melindungi kebebasan navigasi;

5. Mengatasi dampak pendudukan terhadap lingkungan dan ekonomi.

Platform Krimea menyambut negara-negara yang ingin melakukan aksesi. Ukraina mengundang semua negara untuk berpartisipasi dalam kegiatan platform ini dan fokus pada aspek-aspek yang menjadi prioritas dalam kebijakan luar negeri mereka: perlindungan hak asasi manusia, kebebasan navigasi, hukum internasional dan hukum perikemanusiaan internasional, serta perlindungan atas lingkungan hidup, budaya, pendidikan, dan hak beragama masyarakat – Platform Krimea terbuka bagi semua negara yang ingin berpartisipasi.

KTT dan Deklarasi Bersama Para Peserta Platform Krimea Internasional

500px-%D0%A3%D1%87%D0%B0%D1%81%D0%BD%D0%B8%D0%BA%D0%B8_%D0%9F%D0%B5%D1%80%D1%88%D0%BE%D0%B3%D0%BE_%D1%81%D0%B0%D0%BC%D1%96%D1%82%D1%83_%D0%9A%D1%80%D0%B8%D0%BC%D1%81%D1%8C%D0%BA%D0%BE%D1%97_%D0%BF%D0%BB%D0%B0%D1%82%D1%84%D0%BE%D1%80%D0%BC%D0%B8.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peserta pertemuan pertama Platform Krimea

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Platform Krimea diselenggarakan pada tanggal 23 Agustus di Kyiv. Itu merupakan pertemuan tingkat tinggi perdana Platform Krimea dan secara resmi memulai pelaksanaan tugas platform. Presiden Ukraina, Ketua Verkhovna Rada, Perdana Menteri, Pemimpin suku Tatar Krimea, para Pemimpin Delegasi Asing, dan Perwakilan dari Jaringan Ahli Platform Krimea menyampaikan pidato di KTT. 46 negara dan organisasi internasional turut berpartisipasi dalam KTT.

Berikut adalah topik-topik yang dibahas oleh 4 diskusi panel KTT Platform Krimea:

1. Kebijakan non-pengakuan (non-recognition) serta sanksi-sanksi;

2. Ancaman keamanan;

3. Perlindungan hak asasi manusia di wilayah pendudukan sementara Krimea;

4. Pemulihan hak-hak suku Tatar Krimea.

Aktivitas Platform Krimea dimulai pasca penyelenggaraan KTT, dan akan berlangsung secara paralel di beberapa tingkatan, yaitu:

1. Antarpemerintah;

500px-Crimea_Platform_World_Map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta peserta Platform Krimea

2. Parlemen;

3. Ahli.

Penyelenggaraan KTT dan proses penyusunan Deklarasi Bersama telah menunjukkan dua hal penting.

Pertama: telah berhasil membentuk persekutuan internasional inti – yang jumlahnya terus bertambah – untuk pembebasan Krimea.

Kedua: Ukraina dan para mitra terpenting Ukraina sepakat bahwa penundaan dalam menanggapi pendudukan di Krimea, pelanggaran hak asasi manusia secara massal, norma-norma kemanusiaan internasional, hukum maritim, dan kejahatan-kejahatan lainnya yang terkait dengan pendudukan, sesungguhnya akan memberikan kekuasaan penuh bagi Rusia dan rezim otoriter lainnya untuk melakukan serangan lebih lanjut terhadap aturan-aturan dunia demokratis.

Terlepas dari segala upaya Rusia untuk menggagalkan Platform Krimea, penyelenggaraan KTT Platform Krimea telah menunjukkan bahwa Ukraina mendapat dukungan besar dari komunitas internasional.

Deklarasi Bersama para peserta Platform Krimea internasional tidak semata dilakukan untuk mengawali kegiatan platform secara resmi, melainkan juga untuk menegaskan bahwa “Krimea adalah Ukraina”, mengecam tindakan kejahatan Federasi Rusia di Krimea dan wilayah sekitarnya, dan membentuk kerangka kebijakan internasional pembebasan semenanjung Ukraina dari pendudukan Rusia.

Oposisi terhadap platform Krimea oleh Rusia

Rusia telah mengancam berbagai negara untuk tidak turut serta dalam KTT Platform Krimea dan terus melakukan upaya-upaya untuk menghancurkan kredibilitas platform ini.

Berdasarkan hal tersebut, partisipasi dalam Platform Krimea adalah sebuah ujian sederhana bagi setiap negara: mengenai pendudukan Krimea oleh Rusia, apakah negara itu memihak kepada Rusia dan tindakan agresinya atau apakah mereka memihak kepada Ukraina dan hukum internasional.

Tingkat Parlemen Platform Krimea dan Jaringan Ahli

Kelompok Pendukung Platform Krimea telah dibentuk oleh Verkhovna Rada Ukraina di tingkat parlemen Latvia dan Lituania, sebagai hasil kerja sama dengan Majelis Parlemen NATO.

Pada tanggal 6 Agustus 2021, telah berlangsung Forum Jaringan Ahli di Platform Krimea di Kyiv.

Lebih dari 200 ahli dan ilmuwan dari 33 negara telah telah bergabung dalam Jaringan Ahli Platform Krimea.

Jaringan Ahli tersebut akan terus memantau dan memberikan analisis menyeluruh mengenai situasi di wilayah Krimea yang diduduki dan di Laut Hitam dan Azov, mengembangkan gagasan-gagasan baru di area-area yang merupakan prioritas Platform Krimea, serta memberikan saran tentang kebijakan nasional dan internasional untuk membebaskan Krimea dari pendudukan.

Catatan

  1. ↑ "Crimea Platform: Ukraine's Initiative to Raise the Costs of Russia's Occupation". The Jamestown Foundation. Feb 15, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "THE CRIMEAN PLATFORM WILL BECOME A FOREIGN POLICY INSTRUMENT OF THE DE-OCCUPATION STRATEGY". UA:UKRAINE ANALYTICA. Maret 16, 2021. Diarsipkan dari versi asli pada 2021-06-04. Diakses tanggal 2021-12-30.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Negara
berdaulat
Eropa Utara
Eropa Barat
Eropa Tengah
Eropa Timur
Eropa Selatan
Lintas benua
Negara dengan
pengakuan terbatas
Dependensi dan
wilayah lain
1 Terkadang dimasukkan ke Asia, tergantung definisi perbatasan. 2 Negara lintas benua.
Ikhtisar
Pendahuluan
Latar belakang
Hubungan
Luar negeri
Tokoh kunci
Ukraina
Rusia
Lainnya
Ukraina
selatan
Ukraina
timur
Ukraina
utara
Serangan
militer
Perlawanan
Perlawanan Ukraina
Rusia dan Belarus
Pendudukan Rusia
Kejahatan perang
Serangan sipil
Reaksi
Publik
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan