Selasa, 13 Oktober 2026
15:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Polusi plastik laut

Polusi plastik laut

pencemaran lingkungan oleh plastik

Bagikan:
500px-Pathway-of-plastic-to-ocean.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kadar plastik yang memasuki samudra dunia

Polusi plastik laut adalah sebuah jenis polusi laut oleh plastik, dalam beragam ukuran dari material asli besar seperti botol dan bungkus, sampai mikroplastik yang terbentuk dari serpihan material plastik. Sampah laut biasanya mengandung sampah manusia yang mengambang, atau tersangkut di samudra. Delapan puluh persen sampah laut adalah plastik.[1][2] Mikroplastik dan nanoplastik dihasilkan dari pecahan atau fotodegradasi sampah plastik di air permukaan, sungai atau samudra. Saat ini, para ilmuwan mengungkap nonaplastik pada salju, khususnya sekitar 3.000 ton yang menutupi Swiss pada setiap tahun.[3]

Sumber

20px-Definition_of_Free_Cultural_Works_logo_notext.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Artikel ini mengandung teks dari karya konten bebas. Licensed under Cc BY-SA 3.0 IGOLicense statement: Drowning in Plastics – Marine Litter and Plastic Waste Vital Graphics, United Nations Environment Programme. Untuk mengetahui cara menambahkan teks berlisensi terbuka ke artikel Wikipedia, baca Wikipedia:Menambahkan teks berlisensi terbuka ke Wikipedia. Untuk informasi tentang mendaur ulang teks dari Wikipedia, baca ketentuan penggunaan.

Referensi

  1. ↑ Weisman, Alan (2007). The World Without Us. St. Martin's Thomas Dunne Books. ISBN 978-0-312-34729-1.
  2. ↑ "Marine plastic pollution". IUCN (dalam bahasa Inggris). November 2021. Diakses tanggal 2023-05-27.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Nanoplastics in snow: The extensive impact of plastic pollution". Open Access Government (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2022-01-26. Diakses tanggal 2022-02-01.

Bacaan tambahan

Ikon rintisan

Artikel bertopik lingkungan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan