Sabtu, 03 Oktober 2026
20:50 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Mikroplastik

Mikroplastik

potongan plastik yang sangat kecil dan dapat mencemari lingkungan.

Bagikan:
250px-Snap-40.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikroplastik telah ditemukan di lingkungan laut
250px-Microplastics_in_sediments.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mikroplastik dalam sedimen dari sungai

Mikroplastik adalah potongan plastik yang sangat kecil dan dapat mencemari lingkungan.[1] Meskipun ada berbagai pendapat mengenai ukurannya, mikroplastik didefinisikan memiliki diameter yang kurang dari 5 mm.[2] Menurut lembaga Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat dan Badan Bahan Kimia Eropa, mikroplastik mencemari lingkungan dengan memasuki ekosistem alami dari beragam sumber, seperti kosmetik, sabun, pakaian, kemasan makanan, dan proses industri.[3]

Terdapat dua jenis mikroplastik: mikro primer yang diproduksi langsung untuk produk tertentu yang dipakai manusia (seperti sabun, deterjen, kosmetik, dan pakaian), serta mikro sekunder yang berasal dari penguraian sampah plastik di lautan. Kedua jenis mikroplastik ini dapat bertahan di lingkungan dalam waktu yang lama.[4]

Mikroplastik dapat ditelan oleh organisme-organisme hingga akhirnya mengalami bioakumulasi pada predator puncak, termasuk manusia.[5] Mikroplastik telah ditemukan dalam kotoran manusia, dan bahkan salah satu sumber utama masuknya mikroplastik ke dalam tubuh manusia adalah garam. Efek mikroplastik terhadap kesehatan saat ini masih diteliti.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Blair Crawford, Christopher; Quinn, Brian (2016). Microplastic Pollutants. Elsevier Science. ISBN 9780128094068.
  2. ↑ Arthur, Courtney; Baker, Joel; Bamford, Holly (Januari 2009). "Proceedings of the International Research Workshop on the Occurrence, Effects and Fate of Microplastic Marine Debris". NOAA Technical Memorandum.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ghosh, Shampa; Sinha, Jitendra Kumar; Ghosh, Soumya; Vashisth, Kshitij; Han, Sungsoo; Bhaskar, Rakesh (2023-01). "Microplastics as an Emerging Threat to the Global Environment and Human Health". Sustainability (dalam bahasa Inggris). 15 (14): 10821. doi:10.3390/su151410821. ISSN 2071-1050.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ name="plastics in marine environment">Hammer, J; Kraak, MH; Parsons, JR (2012). "Plastics in the marine environment: the dark side of a modern gift". Reviews of environmental contamination and toxicology. 220: 1–44. doi:10.1007/978-1-4614-3414-6_1.
  5. ↑ Grossman, Elizabeth (2015-01-15). "How Plastics from Your Clothes Can End up in Your Fish". Time.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Microplastic.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan