Jumat, 09 Oktober 2026
19:37 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Plasentofagi

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Mei 2025)

Plasentofagi (dikenal juga sebagai plasentofagia) adalah perilaku memakan ari-ari (plasenta) setelah proses kelahiran pada mamalia.[1] Alasan organisme-organisme yang bereproduksi secara vivipar serta memiliki plasenta melakukan plasentofagi masih sebatas hipotesis. Misalnya tindakan ini dilakukan oleh induk hewan demi melindungi diri dan anaknya dengan menghilangkan aroma yang dapat memancing predator datang.[2] Beberapa alasan lain seperti asupan nutrisi tambahan atau karena terdapat kandungan senyawa yang mampu meredakan rasa sakit juga masih sebatas hipotesis.[3]

Referensi

  1. ↑ "Placentophagy: Eating Your Placenta". parentsguidecordblood.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-06-01.
  2. ↑ Kristal, M. B. (1980). "Placentophagia: a biobehavioral enigma (or De gustibus non disputandum est)". Neuroscience and Biobehavioral Reviews. 4 (2): 141–150. doi:10.1016/0149-7634(80)90012-3. ISSN 0149-7634. PMID 6999389.
  3. ↑ Kristal, Mark B. (1991-09-01). "Enhancement of opioid-mediated analgesia: A solution to the enigma of placentophagia". Neuroscience & Biobehavioral Reviews. 15 (3): 425–435. doi:10.1016/S0149-7634(05)80035-1. ISSN 0149-7634.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan