Senin, 28 September 2026
05:14 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pitrupaksa

Pitrupaksa

Pitrupaksa
330px-Pitru_Paksha_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ritual Pitrupaksa yang ditampilkan di tepi kolam Banganga, 7 September 2007
Dirayakan olehHindu
JenisHindu
Perayaan16 hari dalam 1 bulan
KegiatanShraddha: mempersembahkan sesajen
MulaiHari purnama bulan Bhadrapada
BerakhirSarvapitri Amavasya: hari bulan baru
TanggalSeptember/Oktober
Terkait denganPemujaan leluhur

Pitrupaksa (Sanskerta: पितृपक्ष) adalah sebuah periode 16 hari dalam kalender Hindu ketika umat Hindu menyembahyangi leluhur mereka (Pitara), khususnya mempersembahkan sesajen. Periode tersebut juga dikenal sebagai Pitru Pakshya, Pitri Pokkho, Solah Shraddha ("enam belas shraddha"), Kanagat, Jitiya, Mahalaya Paksha dan Apara Paksha.[1][2][3]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pitri Paksha.
  1. ↑ Sharma, Usha (2008). "Mahalaya". Festivals In Indian Society. Vol. 2. Mittal Publications. hlm. 72–73. ISBN 978-81-8324-113-7.
  2. ↑
  3. ↑
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan