Jumat, 25 September 2026
03:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Pitrupaksa

Pitrupaksa

Pitrupaksa
330px-Pitru_Paksha_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ritual Pitrupaksa yang ditampilkan di tepi kolam Banganga, 7 September 2007
Dirayakan olehHindu
JenisHindu
Perayaan16 hari dalam 1 bulan
KegiatanShraddha: mempersembahkan sesajen
MulaiHari purnama bulan Bhadrapada
BerakhirSarvapitri Amavasya: hari bulan baru
TanggalSeptember/Oktober
Terkait denganPemujaan leluhur

Pitrupaksa (Sanskerta: पितृपक्ष) adalah sebuah periode 16 hari dalam kalender Hindu ketika umat Hindu menyembahyangi leluhur mereka (Pitara), khususnya mempersembahkan sesajen. Periode tersebut juga dikenal sebagai Pitru Pakshya, Pitri Pokkho, Solah Shraddha ("enam belas shraddha"), Kanagat, Jitiya, Mahalaya Paksha dan Apara Paksha.[1][2][3]

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pitri Paksha.
  1. ↑ Sharma, Usha (2008). "Mahalaya". Festivals In Indian Society. Vol. 2. Mittal Publications. hlm. 72–73. ISBN 978-81-8324-113-7.
  2. ↑
  3. ↑
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan