Minggu, 27 September 2026
09:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Monyet saki tapajós mittermeier

Monyet saki tapajós mittermeier
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Genus: Pithecia
Spesies:
P. mittermeieri
Nama binomial
Pithecia mittermeieri
Marsh, 2014

Monyet saki tapajós mittermeier (Pithecia mittermeieri) adalah spesies monyet saki yang masih diperdebatkan, dengan monyet saki sendiiri merupakan sejenis monyet Dunia Baru. Monyet ini endemik ke Brasil bagian barat-tengah.

Deskripsi

Hewan ini adalah salah satu spesies saki yang paling bervariasi dalam hal warna. Jantan spesies ini memiliki bulu yang sebagian besar berwarna hitam dengan garis-garis putih panjang yang beruban dan lengan bawah yang ditutupi bulu putih yang lebat dan pendek. Bulu leher mereka berwarna oranye terang. Betina memiliki warna yang sama tetapi tidak terlalu beruban.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Marsh, L.K. & Mittermeier, R.A. (2021) [amended version of 2019 assessment]. "Pithecia mittermeieri". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T70610693A192447666. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T70610693A192447666.en. Diakses tanggal 5 Desember 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Marsh, Laura K. (2014-08-01). "A Taxonomic Revision of the Saki Monkeys, Pithecia Desmarest, 1804". Neotropical Primates. 21 (1): 1–165. doi:10.1896/044.021.0101. ISSN 1413-4705. S2CID 86516301.
  3. ↑ "Five New Species of Saki Monkeys Discovered". Sci-News.com (dalam bahasa American English). 30 September 2014. Diakses tanggal 2021-12-06.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan