Jumat, 16 Oktober 2026
06:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Pisaster brevispinus

Pisaster brevispinus

Bagikan:
Pisaster brevispinus
250px-Pisasterbrevispinus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Giant_pink_seastar_with_boot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan skala dengan kaki manusia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Echinodermata
Kelas: Asteroidea
Ordo: Forcipulatida
Famili: Asteriidae
Genus: Pisaster
Spesies:
P. brevispinus
Nama binomial
Pisaster brevispinus
(Stimpson, 1857)
Sinonim
  • Asterias brevispina Stimpson, 1857
  • Asterias papulosa Verrill, 1909
  • Asterias paucispina Stimpson, 1862
  • Pisaster papulosus (Verrill, 1909)
  • Pisaster paucispinus (Stimpson, 1862)

Pisaster brevispinus, yang umum disebut bintang laut merah jambu, bintang laut merah jambu raksasa, atau bintang laut berduri pendek, adalah sebuah spesies bintang laut di Samudra Pasifik timur laut. Spesies tersebut mula-mula dideskripsikan dalam sains oleh William Stimson pada 1857.[1] Spesimen tipenya dikumpulkan pada dasar berpasir, berkedalaman 10 fathom (18 m), dekat muara Teluk San Francisco.

Referensi

  1. ↑ Stimson, William (1857). "On the Crustacea and Echinodermata of the Pacific shores of North America". Boston Journal of Natural History. 6: 444–532.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan