Senin, 12 Oktober 2026
03:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Pinus dalatensis

Pinus dalatensis

Bagikan:
Pinus dalatensis
250px-Pinus_dalatensis%2C_L%E1%BA%A1c_D%C6%B0%C6%A1ng_District%2C_L%C3%A2m_%C4%90%E1%BB%93ng%2C_Vietnam_17161541.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Gymnospermae
Divisi: Pinophyta
Kelas: Pinopsida
Ordo: Pinales
Famili: Pinaceae
Subfamili: Pinoideae
Genus: Pinus
Spesies:
P. dalatensis
Nama binomial
Pinus dalatensis
Sinonim[2]
  • Pinus wallichiana var. dalatensis (Ferré) Silba

Pinus dalatensis atau yang kerap atau disebut juga sebagai pinus putih vietnam atau pinus dalat, merupakan spesies pinus yang hanya dapat ditemukan secara alami di kawasan sekitar Indocina. Di Vietnam, spesies ini tumbuh di daerah pegunungan bagian tengah hingga selatan-tengah pada ketinggian sekitar 1.400–2.300 meter di atas permukaan laut. Keberadaannya baru-baru ini juga dipastikan di Laos, dengan populasi terbesar yang sekaligus berada pada elevasi paling rendah dan menjadi populasi paling utara yang diketahui terletak di dalam Kawasan Konservasi Keanekaragaman Hayati Nakai–Nam Theun. [1][3]

Deskripsi

Pinus dalatensis merupakan pohon konifer yang berukuran sedang karena pohon ini dapat mencapai tinggi sekitar 30–40 meter. Termasuk dalam kelompok pinus putih (Pinus subgenus Strobus), spesies ini memiliki daun jarum yang tersusun dalam fasikel berisi lima helai dengan selubung yang mudah rontok. Jarumnya halus bergerigi dan berukuran sekitar 5–14 cm. Kerucutnya berbentuk ramping dengan panjang 6–23 cm dan lebar 2–4 cm saat tertutup, yang akan melebar menjadi 3–9 cm ketika terbuka; sisiknya tipis serta lentur. Biji berukuran kecil, sekitar 6–8 mm, dilengkapi sayap sempit sepanjang 18–25 mm. Spesies ini memiliki kekerabatan paling dekat dengan Pinus wallichiana, pinus biru dari wilayah Himalaya. [4][5]

Persebaran

Pinus dalatensis merupakan spesies endemik yang terutama dijumpai di dataran tinggi Vietnam bagian selatan-tengah, termasuk wilayah seperti Provinsi Lâm Đồng (kawasan Lâm Biang dekat Đà Lạt), serta daerah Thừa Thiên Huế, Kon Tum, Gia Lai, dan Đắk Lắk. Di luar Vietnam, keberadaannya juga tercatat di Laos, khususnya di kawasan lindung Nakai-Nam Theun. Persebarannya bersifat terfragmentasi dan hanya ditemukan di sejumlah lokasi terbatas. Spesies ini tumbuh di hutan pegunungan submontana hingga montana tropis, sering menghuni area berbatu atau punggungan bukit terjal yang memiliki tingkat persaingan lebih rendah dengan pohon berdaun lebar. Pada beberapa lokasi, populasinya membentuk tegakan murni, meskipun lebih umum muncul dalam hutan campuran konifer dan pohon berdaun lebar, terutama yang berasal dari famili Fagaceae dan Lauraceae.[6]

Referensi

  1. 1 2 Thomas, P.; Phan, K.L. (2013). "Pinus dalatensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T32803A2823679. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T32803A2823679.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Pinus dalatensis Ferré". World Checklist of Selected Plant Families (WCSP). Royal Botanic Gardens, Kew – via The Plant List. Note that this website has been superseded by World Flora Online
  3. ↑ Thomas, P.; Sengdala, K.; Lamxay, V.; Khou, E. (2007). "New Records of Conifers in Cambodia and Laos". Edinburgh Journal of Botany. 64: 37–44. CiteSeerX 10.1.1.621.4622. doi:10.1017/S0960428606000734.{{cite journal}}: Kutipan menggunakan parameter usang |citeseerx=
  4. ↑ Businský, R. (1999). Study of Pinus dalatensis Ferré and of the enigmatic "Pin du Moyen Annam". Candollea 54: 125-143.
  5. ↑ Farjon, A. (2005). Pines. Brill ISBN90-04-13916-8.
  6. ↑ "Pinus dalatensis (Thông Dà) description - The Gymnosperm Database". www.conifers.org. Diakses tanggal 2025-11-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan