Sabtu, 26 September 2026
06:26 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Pinayungan

salah satu marga Batak

Artikel ini bukan mengenai Sipayung atau Marpaung. Ketiganya merupakan marga yang berbeda tanpa hubungan kekerabatan.
Pinayungan
Aksara Batakᯇᯪᯉᯛᯮᯝᯉ᯲
(Surat Batak Toba)
Nama marga
  • Pinayungan
  • Pinayungen
Nama/penulisan alternatif
Artipinayung + an/en (payung)
(yang berpayung)
Silsilah
Generasi dari Si Raja Batak
1Si Raja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadijulu
(Raja Nai Ambaton)
5Raja Nabolon
6Bolon Tua
(Simbolon)
7Suri Raja
8Tuan Nahoda Raja
9Pinayungan
Nama lengkap tokohSi Payung
(Raja Pinayungan)
Kekerabatan
Induk margaSimbolon
Klan
Marga sekerabat
Mataniari binsarLimbong
Asal
SukuBatak
Etnis
Suak asalSuak Kelasen
Daerah asalParlilitan, Humbang Hasundutaan

Pinayungan atau Pinayungen (Surat Batak: ᯇᯪᯉᯛᯮᯝᯉ᯲) adalah salah satu marga Batak yang umumnya mewarisi dua ciri kebudayaan, yakni Batak Dairi dan Batak Toba. Marga Pinayungan termasuk ke dalam kelompok marga Sionom Hudon (bahasa Indonesia: Si enam periuk). Marga Pinayungan berasal dari Sionom Hudon Toruan, Parlilitan, Humbang Hasundutan.[1]

Asal

Pinayungan merupakan salah satu marga yang tergabung dalam perkumpulan Parna atau Parsadaan Nai Ambaton. Dengan kata lain, marga Pinayungan merupakan salah satu marga yang merupakan keturunan dari Tuan Sorbadijulu atau Nai Ambaton.

Bolon Tua menikah dengan putri dari Langgat Limbong dan memperoleh 2 orang putra, yaitu:

  1. Suri Raja (Tunggul Sibisa)
  2. Martua Raja

Suri Raja menikah dengan putri dari Raja Naibaho, Leang Nagurasta, dan Br. Manurung serta memperoleh 4 orang putra, yaitu:

  1. Tuan Nahodaraja I yang menikah dengan Br. Sihotang, Br. Limbong, dan Br. Naibaho serta memperoleh 8 orang putra, yaitu:
    1. Tuan Rading Nabolon;
    2. Si Mbuyakbuyak yang tidak berketurunan;
    3. Si Tambun yang menurunkan marga Tinambunan;
    4. Si Tanggor yang menurunkan marga Tumanggor;
    5. Si Raja yang menurunkan marga Maharaja;
    6. Si Turut yang menurunkan marga Turutan;
    7. Si Payung (Raja Pinayungan);
    8. Si Anak Ampun yang menurunkan marga Nahampun, Tuan Nahoda Raja Simbolon juga memperoleh seorang putri yang bernama Siboru Nai Bintang Maria yang dinikahi Datu Parulas Parultop Nainggolan, Leluhur dari Lumbanraja .
  2. Altong Nabegu
  3. Pande Sahata
  4. Tuan Juara Bulan (Panihai)

Martua Raja menikah dengan Br. Pasaribu dan memperoleh 3 orang putra, yaitu:

  1. Suhutnihuta
  2. Sirimbang
  3. Hapotan

Referensi

  1. ↑ 1930-2016., Barbier-Mueller, Jean Paul, (2011). In north Sumatra, an unknown group, the Kalasan Batak. Fondation culturelle Musée Barbier-Mueller. ISBN 2-88104-048-9. OCLC 770224806.{{cite book}}: |last= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan