Kamis, 22 Oktober 2026
00:55 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Phylliidae

Famili serangga

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: Penerjemahan yang tidak rampung. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Juli 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Serangga daun
Rentang waktu: Eosen - Masa kini
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Euphasmatodea
Superfamili:
Phyllioidea (Brunner von Wattenwyl, 1893)
Famili:
Phylliidae (Brunner von Wattenwyl, 1893)
Genera

lihat teks

Artikel takson sembarang

Phylliidae (sering salah dieja Phyllidae) adalah famili hewan yang didalamnya hanya serangga daun saja. serangga daun adalah serangga yang berbentuk seperti daun (bahasa Inggris : leaf insect). serangga daun dapat ditemukan di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Australia. Sejauh ini belum ada kesepakatan lebih lanjut untuk mengkasifikasikan famili ini; beberapa sumber mengaggap Phylliidae sebagai takson yang jauh lebih besar yang terdiri dari genus-genus yang saat ini dianggap sebagai beberapa famili yang berbeda.

Karakteristik

Serangga ini dapat berkamuflase dengan sangat sempurna sehingga pemangsanya tak mampu mengenalinya. Ada juga beberapa spesies serangga daun yang mempunyai tepi tubuh mirip tanda gigitan.

Serangga daun berjalan dengan menggoyang-goyangkan badannya ke arah depan dan ke belakang seperti daun yang tertiup angin. Cara ini cukup membingungkan pemangsanya.[1]

250px-Leaf_insect_in_Pakke_Tiger_Reserve.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesies serangga daun (Pulchriphyllium) di Pakke Tiger Reserve

Antonio Pigaffeta adalah cendekiawan pertama yang perdana mendokumentasikan serangga ini hingga serangga daun dikenali oleh dunia barat. Walaupun begitu, orang-orang dari daerah tropis sudah lama mengetahui keberadaan hewan jenis ini. Antonio Pigaffeta berlayar bersama armada ekspedisi sirkumnavigasi Ferdinand Maggelan. Di pulau Cimbonbon ia menemukan serangga daun dan mencatatnya saat armada ekspedisi berlabuh untuk perbaikan.[2]

Di pulau ini juga ditemukan beberapa pohon yang daunnya akan bergerak dan berjalan ketika terjatuh. Daunnya seperti daun murbei, tetapi tak terlalu panjang; tangkai daunnya runcing dan pendek, di dekat tangkau daun terdapat sepasang kaki pada tiap sisi-sisinya. Jika disentuh, mereka akan melarikan diri dan jika dihancurkan, mereka tak mengeluarkan darah. Saya menangkap satu dan menyimpannya selama sembilan hari dalam sebuah kotak. Saat saya membuka kotak itu, daun yang saya simpan berputar mengelilingi kotak. Saya yakin mereka adalah hewan yang hidup di udara.[3]

Tribus, genus dan spesies

Subfamili phylliinae telah diklasifikasikan menjadi dua tribus sejak tahun 2003. Pengklasifikasian ini tidak dikonfirmasi oleh investigasi genetika molekuler yang lebih baru. Selain genus fosil Eophyllium, subfamili ini membedakan tiga belas tribus terbaru, delapan di antaranya telah dideskripsikan sejak tahun 2017. Di dalam Phyllium, sebelumnya ada beberapa subgenera yang diakui, Pulchriphyllium Griffini, Comptaphyllium, dan Walaphyllium. Sejak tahun 2021 pada Pohon filogenetika ketiga subgenus tersebut telah dianggap sebagai genus yang terpisah.

Sejak tahun 2021, selain morfologi, studi genetika molekuler juga semakin banyak dimasukkan dalam klarifikasi pohon filogenetika Phylliidae. Hasilnya menunjukkan hubungan umum antara genus tetapi saat membandingkan betina dan jantan, mereka belum memberikan gambaran filogenetik yang jelas tentang genusnya.

Berikut adalah Kladogram spesies Phylliidae yang ditentukan berdasarkan analisis genetika molekuler dan investigasi morfologi menurut Cumming dan Le Tirant pada tahun (2022).

Cladogram of Phylliidae ♀


Relationships of the Phylliidae genera after examining females from 27 species
Cladogram of Phylliidae ♂


Relationships of the Phylliidae genera after examining males from 28 species

File spesies Phasmida (V. 5.0) daftar berikut dalam dua tribus:[4]

Phylliini

Auth. Brunner von Wattenwyl, 1893

250px-The_Childrens_Museum_of_Indianapolis_-_Leaf_insect.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pulchriphyllium giganteum pada koleksi permanen dari The Children's Museum of Indianapolis

Nanophylliini

250px-Nanophyllium_asekiense_-_female_prepared.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nanophyllium asekiense, betina dari (koleksi of D. Größer)

Auth. Zompro & Grösser, 2003

Penangkaran

Beberapa spesies serangga daun telah mendapat popularitas sebagai hewan peliharaan diantaranya Cryptophyllium celebicum, Cryptophyllium westwoodii, Phyllium jacobsoni, Phyllium ericoriai, Phyllium siccifolium, Phyllium letiranti, Phyllium monteithi, Phyllium philippinicum , Phyllium rubrum, Phyllium tobeloense, Pulchriphyllium bioculatum, dan Pulchriphyllium giganteum.

Spesies punah

Fosil Eophyllium messelensis berusia 47 juta tahun, nenek moyang prasejarah Phylliidae, menunjukkan banyak karakteristik yang sama dengan serangga daun modern, yang menunjukkan bahwa famili ini hanya mengalami sedikit perubahan seiring berjalannya waktu.[5]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. ↑ Hidden Beauty (Archived)
  2. ↑ Bergreen, Laurence (2003). Over the Edge of the World: Magellan's Terrifying Circumnavigation of the Globe. William Morrow. ISBN 0-06-621173-5.
  3. ↑ Pigafetta, Antonio. "Anthony Pigapheta, Patrician of Vincenza, and King of Rhodes, to the very illustrious and very excellent Lord Philip de Villers Lisleaden, the famous Grand Master of Rhodes, his most respected Lord." Alderley, Lord Stanley of. The First Voyage Round the World, by Magellan. New York: Burt Franklin, n.d. 35-163.
  4. ↑ Brock, P. D.; Büscher, T. H. & Baker, E. W.: Phasmida Species File (Version 5.0/5.0): Phylliidae, (accessdate 7 July 2022)
  5. ↑ Wedmann, Sonja; Bradler, Sven; Rust, Jens (9 Januari 2007). "The first fossil leaf insect: 47 million years of specialized cryptic morphology and behavior". Proceedings of the National Academy of Sciences. 104 (2): 565–9. Bibcode:2007PNAS..104..565W. doi:10.1073/pnas.0606937104. PMC 1766425. PMID 17197423.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan