Sabtu, 26 September 2026
17:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Philippicae

Philippicae

250px-Manuscript_of_Cicero_-_BL_Kings_MS_21_f._2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Philippics karya Cicero, manuskrip abad ke-15, British Library

Philippics (Latin: Philippicae, tunggal: Philippica) adalah serangkaian 14 pidato yang dikomposisikan oleh Cicero pada 44 dan 43 SM, yang mengecam Markus Antonius. Cicero meniru pidato-pidato tersebut dengan pidato-pidato Demosthenes melawan Philip II dari Makedonia.[1] Baik pidato Demosthenes maupun Cicero sama-sama dikenal sebagai Philippics. Philippic kedua karya Cicero meniru Perihal Mahkota karya Demosthenes.

Pidato tersebut disampaikan usai pembunuhan Julius Caesar, pada masa perebutan kekuasaan antara para pendukung Caesar dan para pembunuhnya. Meskipun Cicero tak terlibat dalam pembunuhan tersebut, ia mendukungnya dan merasa bahw Antonius juga harus disingkirkan. Dalam Philippics, Cicero berniat untuk mendorong Senat melawan Antonius, yang ia anggap sebagai ancaman untuk Republik Romawi.

Philippics ditunjukkan kepada Senat untuk mendeklarasikan Antonius sebagai musuh negara dan mengirim pasukan melawannya. Namun, para panglima gugur dalam pertempuran, sehingga pasukan Senat jatuh di bawah kendali Octavianus. Saat Octavianus, Antonius dan Marcus Lepidus membentuk Triumvirat Kedua, Antonius menyatakan bahwa mereka berniat menindak Cicero atas karya Philippics-nya. Cicero diburu dan dibunuh tak lama setelahnya.

Referensi

  1. ↑ Cicero, Ad Atticus, 2.1.3

Daftar pustaka

  • M. Tulli Ciceronis Orationes tom. II. Recognovit brevique adnotatione critica instruxit Albertus Curtis Clark (Scriptorvm Classicorvm Bibliotheca Oxoniensis), typogr. ND der Ausgabe Oxford 2. Auflage 1918 [o.J].
  • Marcus Tullius Cicero. Die politischen Reden, Band 3. Lateinisch-deutsch. Herausgegeben, übersetzt und erläutert von Manfred Fuhrmann, Darmstadt 1993.
  • Stroh, Wilfried: "Ciceros Philippische Reden: Politischer Kampf und literarische Imitation." In: Meisterwerke der antiken Literatur: Von Homer bis Boethius, hrsg. von Martin Hose, München 2000, 76–102.
  • Hall, Jon: "The Philippics", in: Brill's Companion to Cicero. Oratory and Rhetoric, hrsg. von James M. May, Leiden-Boston-Köln 2002, 273–304.
  • Manuwald, Gesine: "Eine Niederlage rhetorisch zum Erfolg machen: Ciceros Sechste Philippische Rede als paradigmatische Lektüre", in: Forum Classicum 2 (2007) 90–97.

Pranala luar

Wikisource Latin memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Ikon rintisan

Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan