Jumat, 09 Oktober 2026
12:09 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Fenol

Fenol

senyawa kimia

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang molekul fenol. Untuk kelompok bahan kimia yang mengandung gugus fenol, lihat Senyawa fenol.
"Asam karbolat" beralih ke halaman ini, yang bukan mengenai asam karbonat atau asam karboksilat.
Fenol
120px-Phenol2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Phenol-2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Phenol-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Phenol-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Phenol_2_grams.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Fenol[1]
Nama IUPAC (sistematis)
Benzenol
Nama lain
  • Asam karbolat
  • Asam fenolat
  • Asam fenilat
  • Hidroksibenzena
  • Asam fenat
  • Fenil alkohol
  • Fenil hidroksida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
Nomor UN 2821 (larutan)
2312 (leburan)
1671 (padatan)
  • InChI=1S/C6H6O/c7-6-4-2-1-3-5-6/h1-5,7H checkY
    Key: ISWSIDIOOBJBQZ-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C6H6O/c7-6-4-2-1-3-5-6/h1-5,7H
  • Oc1ccccc1
Sifat
C6H6O
Massa molar 94,11 g/mol
Penampilan Padatan kristal bening
Bau Manis dan seperti tar
Densitas 1,07 g/cm3
Titik lebur 40,5 °C (104,9 °F; 313,6 K)
Titik didih 181,7 °C (359,1 °F; 454,8 K)
8,3 g/100 mL (20 °C)
log P 1,48[2]
Tekanan uap 0,4 mmHg (20 °C)[3]
Keasaman (pKa)
  • 9,95 (dalam air),
  • 18,0 (dalam DMSO),
  • 29,1 (dalam asetonitril)[4]
Basa konjugat Fenoksida
λmaks 270,75 nm[5]
1,224 D
Farmakologi
Kode ATC C05BB05
D08AE03, N01BX03, R02AA19
Bahaya
Lembar data keselamatan
Piktogram GHS GHS05: KorosifGHS06: BeracunGHS08: Bahaya Kesehatan[6]
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H301, H311, H314, H331, H341, H373[6]
P261, P280, P301+P310, P305+P351+P338, P310[6]
Titik nyala 79 °C (174 °F; 352 K)
Ambang ledakan 1,8–8,6%[3]
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
  • 317 mg/kg (tikus, oral)
  • 270 mg/kg (mencit, oral)[7]
  • 420 mg/kg (kelinci, oral)
  • 500 mg/kg (anjing, oral)
  • 80 mg/kg (kucing, oral)[7]
  • 19 ppm (mamalia)
  • 81 ppm (tikus)
  • 69 ppm (mencit)[7]
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 5 ppm (19 mg/m3) [kulit][3]
REL (yang direkomendasikan)
  • TWA 5 ppm (19 mg/m3)
  • C 15,6 ppm (60 mg/m3) [15-menit] [kulit][3]
IDLH (langsung berbahaya)
250 ppm[3]
Senyawa terkait
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Fenol (juga dikenal sebagai asam karbolat, asam fenolat, atau benzenol) adalah zat kristal tak berwarna yang memiliki bau khas. Rumus kimianya adalah C6H5OH dan strukturnya memiliki gugus hidroksil (-OH) yang berikatan dengan cincin fenil.

Ikhtisar

Kata fenol berasal dari Fenil Alkohol (Phenyl Alcohol). Selain itu, nama fenoljuga merujuk pada beberapa zat yang memiliki cincin aromatik yang berikatan dengan gugus hidroksil.

Karakteristik

Fenol memiliki kelarutan terbatas dalam air, yakni 8,3 gram/100 ml. Fenol memiliki sifat yang cenderung asam, artinya ia dapat melepaskan ion H+ dari gugus hidroksilnya. Pengeluaran ion tersebut menjadikan anion fenoksida C6H5O− yang dapat dilarutkan dalam air.

Dibandingkan dengan alkohol alifatik lainnya, fenol bersifat lebih asam. Hal ini dibuktikan dengan mereaksikan fenol dengan NaOH, di mana fenol dapat melepaskan H+. Pada keadaan yang sama, alkohol alifatik lainnya tidak dapat bereaksi seperti itu. Pelepasan ini diakibatkan pelengkapan orbital antara satu-satunya pasangan oksigen dan sistem aromatik, yang mendelokalisasi beban negatif melalui cincin tersebut dan menstabilkan anionnya.[8]

Produksi

Fenol didapatkan melalui oksidasi sebagian pada benzena atau asam benzoat dengan proses Raschig, Fenol juga dapat diperoleh sebagai hasil dari oksidasi batu bara.

Penggunaan

Fenol dapat digunakan sebagai antiseptik seperti yang digunakan Sir Joseph Lister saat mempraktikkan pembedahan antiseptik. Fenol merupakan komponen utama pada anstiseptik dagang, triklorofenol atau dikenal sebagai TCP (trichlorophenol). Fenol juga merupakan bagian komposisi beberapa anestitika oral, misalnya semprotan kloraseptik.

Fenol berfungsi dalam pembuatan obat-obatan (bagian dari produksi aspirin, pembasmi rumput liar, dan lainnya. Selain itu fenol juga berfungsi dalam sintesis senyawa aromatis yang terdapat dalam batu bara. Turunan senyawa fenol (fenolat) banyak terjadi secara alami sebagai flavonoid alkaloid dan senyawa fenolat yang lain. Contoh dari senyawa fenol adalah eugenol yang merupakan minyak pada cengkih

Fenol yang terkonsentrasi dapat mengakibatkan pembakaran kimiawi pada kulit yang terbuka.

Penyuntikan fenol juga pernah digunakan pada eksekusi mati. Penyuntikan ini sering digunakan pada masa Nazi, Perang Dunia II. Suntikan fenol diberikan pada ribuan orang di kamp-kamp konsentrasi, terutama di Auschwitz-Birkenau. Penyuntikan ini dilakukan oleh dokter ke vena (intravena) di lengan dan jantung. Penyuntikan ke jantung dapat mengakibatkan kematian langsung.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Front Matter". Nomenclature of Organic Chemistry: IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013 (Blue Book). Cambridge: The Royal Society of Chemistry. 2014. hlm. 690. doi:10.1039/9781849733069-FP001. ISBN 978-0-85404-182-4. Only one name is retained, phenol, for C6H5-OH, both as a preferred name and for general nomenclature.
  2. ↑ "Phenol_msds".
  3. 1 2 3 4 5 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0493". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  4. ↑ Kütt, Agnes; Movchun, Valeria; Rodima, Toomas; et al. (2008). "Pentakis(trifluoromethyl)phenyl, a Sterically Crowded and Electron-withdrawing Group: Synthesis and Acidity of Pentakis(trifluoromethyl)benzene, -toluene, -phenol, and -aniline". The Journal of Organic Chemistry. 73 (7): 2607–20. doi:10.1021/jo702513w. PMID 18324831.
  5. ↑ "Phenol". PubChem, US National Library of Medicine. 7 Juni 2025. Diakses tanggal 9 Juni 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 Sigma-Aldrich Co., Phenol. Diakses tanggal 2022-02-15.
  7. 1 2 3 "Phenol". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
  8. ↑ "The Acidity of Phenol". ChemGuide. Jim Clark. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-10-09. Diakses tanggal 2006-10-28.
  9. ↑ "Killing through phenol injection". Auschwitz - FINAL STATION EXTERMINATION. Johannes Kepler University, Linz, Austria. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2006-11-12. Diakses tanggal 2006-09-29.

Pranala luar

Derivat akridin
Biguanida dan amidin
Fenol dan derivatnya
Derivat nitrofuran
Produk-produk iodin
Derivat quinolin
Senyawa amonium kuaterner
Produk-produk raksa
Senyawa-senyawa perak
Alkohol
Lainnya
#WHO-EM  · ‡Ditarik dari pasaran  · Uji klinis: (†Fase III  · §Tidak masuk fase III)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan