Rabu, 23 September 2026
11:41 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis

Kresol

Hidroksitoluen atau Kresol (Metil Fenol) adalah sekumpulan senyawa organik. Ini adalah sekelompok senyawa organik aromatik alami yang telah diproduksi secara luas, yang dikategorikan sebagai Fenol (Fenolik). Tergantung pada suhu, kresol dapat menjadi padat atau cair karena mereka memiliki titik leleh tidak jauh dari suhu kamar. Seperti jenis fenol lainnya, fenol perlahan teroksidasi oleh paparan udara yang lama, dan jika telah kotor sering menjadi warna kekuning-kuningan agak kecoklatan. Kresol memiliki karakteristik bau dengan fenol sederhana lainnya.[1]

Efek Samping

Jika kresol dihirup, dicerna, ataupun dioleskan ke kulit, mereka bisa sangat berbahaya. Efek yang telah diamati pada orang yang terkena dampak kresol, diantaranya termasuk:

Iritasi, pembakaran kulit, mata, mulut,hingga ke tenggorokan, sakit perut, kerusakan jantung, anemia, kerusakan hati dan ginjal, kelumpuhan wajah; koma, dan kematian.

Menghirup kresol dalam kadar tinggi dalam waktu singkat menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan. Selain dari efek-efek ini, sangat sedikit yang diketahui tentang efek-efek pernapasan kresol, misalnya, pada level yang lebih rendah dalam waktu yang lebih lama.[2]

Menelan tingkat tinggi menghasilkan masalah ginjal, luka bakar mulut dan tenggorokan, sakit perut, muntah, dan efek pada darah dan sistem saraf. Kontak kulit dengan kadar kresol yang tinggi dapat membakar kulit dan merusak ginjal, hati, darah, otak, dan paru-paru.[3]

Studi jangka pendek dan jangka panjang dengan hewan telah menunjukkan efek yang sama dari paparan kresol. Tidak ada penelitian pada manusia atau hewan yang menunjukkan efek berbahaya dari kresol keberlangsungan keturunan.[4]

Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja telah menetapkan batas pajanan yang diizinkan pada 5 ppm (22mg / m3) di atas rata-rata tertimbang waktu delapan jam, sedangkan Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja merekomendasikan batas penggunaan kresol yaitu:

2,3 ppm (10mg) / m3)

Asal nama kresol mencerminkan struktur pendahulunya, 'kresot'.[5]

Isomer

Kresol memiliki 3 Isomer :

  • Isomer orfo-metil fenol.
  • Parametil fenol.
  • Mefa-metilfenol.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan