Jumat, 30 Oktober 2026
16:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pertempuran Marj Rahith

Bagikan:
Pertempuran Marj Rahith
Bagian dari Perang saudara Islam II
Tanggal18 Agustus 684
Lokasi
Marj Rahith, dekat Damaskus
33°35′02″N 36°27′42″E / 33.58389°N 36.46167°E / 33.58389; 36.46167
Hasil Kemenangan Umayyah
Pihak yang terlibat
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Marwan bin al-Hakam
Ubaidillah bin Ziyad
Amr bin Sa'id al-Asydaq
Abbad bin Ziyad
Adh-Dhahhak bin Qais †
Syurahbil bin Dzil Kala'
Ma'an bin Yazid as-Sulami
Kekuatan
6.000 atau 13.000, kebanyakan infanteri[4] 30.000 atau 60.000, kebanyakan kavaleri
Korban jiwa dan kerugian
Sedikit Banyak, termasuk 80 bangsawan[5]

Pertempuran Marj Rahith (bahasa Arab:معركة/يوم مرج راهط, Yawm Marj Rāhiṭh) adalah salah satu pertempuran pertama dalam perang saudara Islam kedua. Pertempuran ini berlangsung pada 18 Agustus 684 antara pasukan pendukung Umayyah yang kebanyakan terdiri dari pasukan Banu Kalb melawan pasukan Qais di bawah kepemimpinan Adh-Dhahhak bin Qais al-Fihri yang mendukung kekhalifahan tandingan Abdullah bin az-Zubair. Kemenangan Banu Kalb dalam pertempuran ini mengukuhkan kedudukan Umayyah di Syam. Pertempuran ini juga semakin memperparah perpecahan dan permusuhan antar suku Qais dan Yaman.

Catatan kaki

  1. ↑ Kennedy 2001, hlm. 31.
  2. ↑ Wellhausen 1927, hlm. 181.
  3. ↑ Crone 1994, hlm. 45.
  4. ↑ Crone 1994, hlm. 55.
  5. ↑ Wellhausen 1927, hlm. 173.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan