Sabtu, 31 Oktober 2026
23:42 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Flers-Courcelette

Pertempuran Flers-Courcelette

Bagikan:
Pertempuran Flers-Courcelette
Bagian dari Pertempuran Somme pada Perang Dunia I
330px-New_Zealand_trench_Flers_September_1916.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batalyon ke-2, Resimen Auckland, di Garis penghubung setelah pertempuran
Tanggal15 - 22 September 1916
Lokasi
Courcelette, Prancis
Hasil Kemenangan Taktik Inggris.
Pihak yang terlibat
Britania Raya Inggris Raya  Kekaisaran Jerman

Pertempuran Flers-Courcelette adalah serangan berskala besar terakhir Angkatan Darat Inggris dan terjadi pada tanggal 15 September 1916 (selama satu minggu) pada Pertempuran Somme.

Pertempuran

Pertempuran pertama yang menggunakan tank membuktikan penggunaan senjata sangat menentukan. Namun, kinerja tank Mark I pada pertempuran tumpang tindih dan komandan Inggris, Jenderal Sir Douglas Haig, dikritik karena terlalu cepat mengunnakan senjata rahasia.

Seperti serangan pada 1 Juli (Pertempuran Albert) dan 14 Juli (Pertempuran Bazentin Ridge) Haig berharap untuk menerobos pertahanan Jerman. Meskipun Pasukan Inggris, Kanada dan Selandia Baru membuat hasil yang signifikan pada hari yang sama, tidak dapat melakukan terobosan.

Di sisi kiri Korps Kanada merebut Courcelette sementara di pusat desa Martinpuich dan Flers dapat direbut tetapi sebagai sasaran pendek dari tujuan asli Gueudecourt dan Lesbœufs. Di sebelah kanan, pasukan Jerman yang dikenal sebagai Quadrilateral menghentikan Inggris di Morval. Untuk mencapai tujuan, Angkatan Darat Keempat Inggris mengadakan Pertempuran Morval pada tanggal 25 September.

Penghargaan

Aksi pasukan Kanada di Pertempuran Somme diperingati pada Memorial Courcelette yang diletakkan di pinggir jalan D929 (Albert-Bapaume), tepat di sebelah selatan Courcelette.

Lihat pula

Ikon rintisan

Artikel bertopik Perang Dunia I ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

50°9′29″N 2°20′32″E / 50.15806°N 2.34222°E / 50.15806; 2.34222

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan