Senin, 19 Oktober 2026
02:50 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pertempuran Alarcos

Pertempuran Alarcos

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Oktober 2006 ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Oktober 2006 ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar.
250px-Ciudad_Real%2C_Spain_location.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi pertempuran Alarcos.

Pertempuran Alarcos (18 Juli 1195), adalah pertempuran antara persekutuan antara Muwahidun (Almohad) pimpinan Khalifah Abu Yusuf Ya'qub Al-Mansur dengan beberapa kavaleri Kastilia pimpinan Pedro Fernández de Castro melawan Raja Kastilia Alfonso VIII. Perang ini terjadi di dekat Alarcos (Al-Arak dalam Bahasa Arab), di batas selatan Kerajaan Kastilia kala itu. Dalam pertempuran ini pasukan Yaqub Al-Mansur berhasil mengalahkan Alfonso, dan tentara Kastilia berhasil dihancurkan. Menurut berbagai sumber korban di pihak Kastilia mencapai 250.000 orang, termasuk para kesatria, bangsawan dan uskup, sehingga pertempuran ini disebut Bencana Alarcos oleh pihak Kastilia dan Pertempuran Darah oleh pihak Muwahidun.

Kekalahan dalam pertempuran ini menyebabkan ketidakstabilan di Kerajaan Kastilia. Kastil-kastil di dekat Alarcos semuanya menyerah atau dikosongkan: Malagón, Benavente, Calatrava, Caracuel dan Torre de Guadalferza, dan jalan ke ibu kota Kastilia Toledo terbuka lebar. Untungnya bagi pihak Kristen Kastilia, Abu Yusuf kembali ke Sevilla untuk memperbaiki kerugian yang ia derita dalam pertempuran ini; dan disana ia digelari Al-Mansur Billah ("yang menang karena Allah"). Dalam dua tahun berikutnya, pasukan Al-Mansur mengalahkan Kastilia di Extremadura, lembah Tagus, La Mancha, dan bahkan di sekitar Toledo sendiri; lalu mereka bergerak ke Montánchez, Trujillo, Plasencia, Talavera, Escalona and Maqueda. Beberapa dari ekspedisi-ekspedisi ini dipimpin oleh Pedro Fernández de Castro, kesatria Kastilia yang .berseteru dengan Alfonso VIII. Lebih buruk lagi, diplomasi Muwahidun berhasil membentuk persekutuan dengan Raja Alfonso IX dari León (yang marah karena Kastilia tidak menunggunya sebelum pertempuran Alarcos), dan membujuk Navarra untuk netral dalam peperangan ini.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan