Dalam teori permainan, permainan sama-sama untung atau skenario sama-sama menguntungkan (Inggris: win-win game[1]) adalah suatu keadaan yang menghasilkan hasil saling menguntungkan bagi dua pihak atau lebih.[2] Istilah ini juga disebut permainan jumlah positif karena merupakan kebalikan dari permainan jumlah nol.[3] Jika skenario sama-sama untung tidak tercapai, maka situasi berubah menjadi yang satu untung, yang satu rugi atau situasi sama-sama rugi, karena setidaknya satu pihak mengalami kegagalan.
Meskipun ia bukan pencetus istilah tersebut, proses integrasi yang dijelaskan Mary Parker Follett dalam bukunya Creative Experience (Longmans, Green & Co., 1924) menjadi dasar dari gagasan yang kini dikenal sebagai penyelesaian konflik "sama-sama menguntungkan".[4] Contoh skenario sama-sama menguntungkan adalah perdagangan, karena kedua pihak memperoleh barang atau jasa yang mereka anggap lebih bernilai, sehingga membuat kedua peserta sama-sama diuntungkan.[5]
Referensi
- ↑ "Ok Win". Ok Win Game (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 3 Oktober 2024.
- ↑ "win-win situation definition". United Nations Economic and Social Commission for Western Asia. 17 Januari 2016. Diakses tanggal 17 Juni 2021.
- ↑ Tsai, Jiin-Song; Chi, Cheryl S. F. (1 Juli 2015). "Learning for Win-Win Collaboration". Journal of Construction Engineering and Management (dalam bahasa Inggris). 141 (7): 04015013. doi:10.1061/(ASCE)CO.1943-7862.0000993. ISSN 1943-7862.
- ↑ Tonn, Joan C. (2003). Mary P. Follett: Creating Democracy, Transforming Management. Yale University Press. hlm. 360. doi:10.12987/yale/9780300096217.001.0001. ISBN 0-300-09621-6. Diakses tanggal 4 Agustus 2022.
- ↑ "Is Trade a Zero-Sum Game? The Answer Lies in Chocolate". www.stlouisfed.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 Januari 2026.