Senin, 19 Oktober 2026
21:14 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Perkalian skalar

Perkalian skalar

salah satu operasi dasar yang mendefinisikan suatu ruang vektor dalam aljabar linear (atau lebih umum, sebuah modul dalam aljabar abstrak)

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Perkalian titik.
250px-Scalar_multiplication_by_r%3D3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkalian skalar sebuah vektor dengan faktor 3 memanjangkan vektor itu.
250px-Scalar_multiplication_of_vectors2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkalian skalar −a dan 2a dari vektor a

Perkalian skalar [1] (bahasa Inggris:scalar multiplication) dalam matematika, adalah salah satu operasi dasar yang mendefinisikan suatu ruang vektor dalam aljabar linear[2][3][4] (atau lebih umum, sebuah modul dalam aljabar abstrak[5][6]). Dalam suatu konteks geometri intuitif, perkalian skalar dari suatu vektor real dengan suatu bilangan real positif melipatgandakan besaran vektor itu tanpa mengubah arahnya. Istilah "skalar" sendiri diturunkan dari penggunaan ini: suatu skalar adalah yang membagi suatu vektor dalam skala. Perkalian skalar adalah perkalian suatu vektor dengan suatu skalar (di mana produk atau hasilnya adalah sebuah vektor) dan harus dibedakan dengan "produk skalar" dua vektor (di mana hasilnya adalah suatu skalar).

Definisi

Secara umum, jika K adalah sebuah field dan V adalah sebuah ruang vektor di atas K, maka perkalian skalar adalah suatu fungsi dari K × V ke V. Hasil penerapan fungsi ini ke c dalam K dan v dalam V dilambangkan dengan cv.

Sifat

Perkalian skalar menuruti kaidah-kaidah berikut (vektor ditulis dalam boldface):

  • Additivity dalam skalar: (c + d)v = cv + dv;
  • Additivity dalam vektor: c(v + w) = cv + cw;
  • Kompatibilitas produk skalar-skalar dengan perkalian skalar: (cd)v = c(dv);
  • Mengalikan dengan 1 tidak mengubah suatu vektor: 1v = v;
  • Mengalikan dengan 0 menghasilkan vektor nol atau zero vector: 0v = 0;
  • Mengalikan dengan −1 menghasilkan additive inverse: (−1)v = −v.

Di sini + adalah penjumlahan baik dalam field atau dalam ruang vektor, sebagaimana layaknya; dan 0 adalah identitas penjumlahan dalam keduanya Juxtaposition mengindikasikan baik perkalian skalar atau operasi perkalian dalam field.

Interpretasi

Perkalian skalar dapat dilihat sebagai eksternal operasi biner atau sebagai tindakan dari bidang pada ruang vektor. Interpretasi geometris dari perkalian skalar adalah bahwa perkalian skalar meregang, atau berkontraksi, vektor dengan faktor konstan.

Sebagai kasus khusus, V dapat dianggap sebagai K itu sendiri dan perkalian skalar kemudian dapat dianggap sebagai perkalian di lapangan.

Di mana V is Kn, perkalian skalar sama dengan perkalian setiap komponen dengan skalar, dan dapat didefinisikan seperti itu.

Perkalian skalar matriks

Artikel utama: Matriks (matematika)

Perkalian skalar dari sebuah matriks A dengan skalar λ menghasilkan matriks lain yang berukuran sama A. Maka dilambangkan dengan λA,[7] terdiri dari entri λA ditentukan oleh

( λ A ) i j = λ ( A ) i j , {\displaystyle (\lambda \mathbf {A} )_{ij}=\lambda \left(\mathbf {A} \right)_{ij}\,,} {\displaystyle (\lambda \mathbf {A} )_{ij}=\lambda \left(\mathbf {A} \right)_{ij}\,,}

secara eksplisit:

λ A = λ ( A 11 A 12 ⋯ A 1 m A 21 A 22 ⋯ A 2 m ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ A n 1 A n 2 ⋯ A n m ) = ( λ A 11 λ A 12 ⋯ λ A 1 m λ A 21 λ A 22 ⋯ λ A 2 m ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ λ A n 1 λ A n 2 ⋯ λ A n m ) . {\displaystyle \lambda \mathbf {A} =\lambda {\begin{pmatrix}A_{11}&A_{12}&\cdots &A_{1m}\\A_{21}&A_{22}&\cdots &A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}&A_{n2}&\cdots &A_{nm}\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}\lambda A_{11}&\lambda A_{12}&\cdots &\lambda A_{1m}\\\lambda A_{21}&\lambda A_{22}&\cdots &\lambda A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\\lambda A_{n1}&\lambda A_{n2}&\cdots &\lambda A_{nm}\\\end{pmatrix}}\,.} {\displaystyle \lambda \mathbf {A} =\lambda {\begin{pmatrix}A_{11}&A_{12}&\cdots &A_{1m}\\A_{21}&A_{22}&\cdots &A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}&A_{n2}&\cdots &A_{nm}\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}\lambda A_{11}&\lambda A_{12}&\cdots &\lambda A_{1m}\\\lambda A_{21}&\lambda A_{22}&\cdots &\lambda A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\\lambda A_{n1}&\lambda A_{n2}&\cdots &\lambda A_{nm}\\\end{pmatrix}}\,.}

Similarly, the right scalar multiplication of a matrix A with a scalar λ is defined to be

( A λ ) i j = ( A ) i j λ , {\displaystyle (\mathbf {A} \lambda )_{ij}=\left(\mathbf {A} \right)_{ij}\lambda \,,} {\displaystyle (\mathbf {A} \lambda )_{ij}=\left(\mathbf {A} \right)_{ij}\lambda \,,}

secara eksplisit:

A λ = ( A 11 A 12 ⋯ A 1 m A 21 A 22 ⋯ A 2 m ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ A n 1 A n 2 ⋯ A n m ) λ = ( A 11 λ A 12 λ ⋯ A 1 m λ A 21 λ A 22 λ ⋯ A 2 m λ ⋮ ⋮ ⋱ ⋮ A n 1 λ A n 2 λ ⋯ A n m λ ) . {\displaystyle \mathbf {A} \lambda ={\begin{pmatrix}A_{11}&A_{12}&\cdots &A_{1m}\\A_{21}&A_{22}&\cdots &A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}&A_{n2}&\cdots &A_{nm}\\\end{pmatrix}}\lambda ={\begin{pmatrix}A_{11}\lambda &A_{12}\lambda &\cdots &A_{1m}\lambda \\A_{21}\lambda &A_{22}\lambda &\cdots &A_{2m}\lambda \\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}\lambda &A_{n2}\lambda &\cdots &A_{nm}\lambda \\\end{pmatrix}}\,.} {\displaystyle \mathbf {A} \lambda ={\begin{pmatrix}A_{11}&A_{12}&\cdots &A_{1m}\\A_{21}&A_{22}&\cdots &A_{2m}\\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}&A_{n2}&\cdots &A_{nm}\\\end{pmatrix}}\lambda ={\begin{pmatrix}A_{11}\lambda &A_{12}\lambda &\cdots &A_{1m}\lambda \\A_{21}\lambda &A_{22}\lambda &\cdots &A_{2m}\lambda \\\vdots &\vdots &\ddots &\vdots \\A_{n1}\lambda &A_{n2}\lambda &\cdots &A_{nm}\lambda \\\end{pmatrix}}\,.}

Ketika gelanggang yang mendasari adalah komutatif, misalnya, riil atau bilangan kompleks medan, kedua perkalian ini adalah sama, dan disebut perkalian skalar .

Untuk skalar dan matriks riil:

λ = 2 , A = ( a b c d ) {\displaystyle \lambda =2,\quad \mathbf {A} ={\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}} {\displaystyle \lambda =2,\quad \mathbf {A} ={\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}}
2 A = 2 ( a b c d ) = ( 2 ⋅ a 2 ⋅ b 2 ⋅ c 2 ⋅ d ) = ( a ⋅ 2 b ⋅ 2 c ⋅ 2 d ⋅ 2 ) = ( a b c d ) 2 = A 2. {\displaystyle 2\mathbf {A} =2{\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}2\!\cdot \!a&2\!\cdot \!b\\2\!\cdot \!c&2\!\cdot \!d\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}a\!\cdot \!2&b\!\cdot \!2\\c\!\cdot \!2&d\!\cdot \!2\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}2=\mathbf {A} 2.} {\displaystyle 2\mathbf {A} =2{\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}2\!\cdot \!a&2\!\cdot \!b\\2\!\cdot \!c&2\!\cdot \!d\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}a\!\cdot \!2&b\!\cdot \!2\\c\!\cdot \!2&d\!\cdot \!2\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}a&b\\c&d\\\end{pmatrix}}2=\mathbf {A} 2.}

Untuk skalar dan matriks quaternion:

λ = i , A = ( i 0 0 j ) {\displaystyle \lambda =i,\quad \mathbf {A} ={\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}} {\displaystyle \lambda =i,\quad \mathbf {A} ={\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}}
i ( i 0 0 j ) = ( i 2 0 0 i j ) = ( − 1 0 0 k ) ≠ ( − 1 0 0 − k ) = ( i 2 0 0 j i ) = ( i 0 0 j ) i , {\displaystyle i{\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i^{2}&0\\0&ij\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}-1&0\\0&k\\\end{pmatrix}}\neq {\begin{pmatrix}-1&0\\0&-k\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i^{2}&0\\0&ji\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}i\,,} {\displaystyle i{\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i^{2}&0\\0&ij\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}-1&0\\0&k\\\end{pmatrix}}\neq {\begin{pmatrix}-1&0\\0&-k\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i^{2}&0\\0&ji\\\end{pmatrix}}={\begin{pmatrix}i&0\\0&j\\\end{pmatrix}}i\,,}

di mana i, j, k adalah unit quaternion. Non-komutatif dari perkalian kuatnion mencegah transisi perubahan ij = +k to ji = −k.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ https://jagostat.com/aljabar-linear/definisi-notasi-dan-operasi-vektor
  2. ↑ Lay, David C. (2006). Linear Algebra and Its Applications (Edisi 3rd). Addison–Wesley. ISBN 0-321-28713-4.
  3. ↑ Strang, Gilbert (2006). Linear Algebra and Its Applications (Edisi 4th). Brooks Cole. ISBN 0-03-010567-6.
  4. ↑ Axler, Sheldon (2002). Linear Algebra Done Right (Edisi 2nd). Springer. ISBN 0-387-98258-2.
  5. ↑ Dummit, David S.; Foote, Richard M. (2004). Abstract Algebra (Edisi 3rd). John Wiley & Sons. ISBN 0-471-43334-9.
  6. ↑ Lang, Serge (2002). Algebra. Graduate Texts in Mathematics. Springer. ISBN 0-387-95385-X.
  7. ↑ "Comprehensive List of Algebra Symbols". Math Vault (dalam bahasa American English). 2020-03-25. Diakses tanggal 2020-09-06.

Templat:Algebra-footer

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan