Sabtu, 07 November 2026
03:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Perusahaan Film Nasional Indonesia

Perusahaan Film Nasional Indonesia

perusahaan produksi film asal Indonesia

Bagikan:
250px-Perfini_Studios_Sewindu_Perfini_p1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Studio Perfini pada 1958.

Perusahaan Film Nasional Indonesia[1] (atau Pusat Film Nasional Indonesia, disingkat Perfini) adalah sebuah perusahaan produksi film pertama Indonesia yang berpusat di Jakarta.[2] Perusahaan ini didirikan oleh Usmar Ismail[3] pada tanggal 30 Maret 1950 dengan usaha patungan dengan bank nasional dua kali, satu kali yayasan di Semarang, dan satu kali dengan Kodam IX/Mulawarman.[4] Dalam pendiriannya, Usmar mendapatkan banyak bantuan dari teman-temannya, antara lain seperti Naziruddin, Max Tera, Rosihan Anwar, Basuki Resobowo, Djohan Sjafri, dan Sjawal Mochtaruddin.[1]

Sutradara-sutradaranya yang terkenal mencakup Usmar Ismail, yang menyutradarai film pertamanya Darah dan Doa (1950), dan D. Djajakusuma.[5] Pada 1966, Perfini memiliki studionya sendiri, sebuah gedung 20x30 meter yang cukup untuk menampung sejumlah set film.[6]

Pada tahun 1970, Perfini pernah bekerjasama dengan International Film Company dari Italia, membuat film Adventures in Bali.[4] Namun, pada proses dan pasca-produksi film ini bermasalah. Usmar sebagai Direktur Perfini dalam surat pembaca di majalah Ekspres, 21 Desember 1970, mengakui bahwa dalam kerjasama ini, Perfini dikecewakan oleh pihak Italia, terutama mengenai penyelesaian soal honorarium artis dan karyawan dan biaya hotel yang dibebankan kepada Perfini.[3] Selain itu, menurut perjanjian, nama Usmar sebagai sutradara akan dicantumkan dalam versi film yang diedarkan di Eropa. Namun, ketika Usmar berkunjung ke Roma untuk melihat penyelesaian film itu, namanya sama sekali tidak disebut.[4]

Tahun 1997 saat krisis moneter, Perfini berhenti beroperasi, tetapi kembali beroperasi pada tahun 2005.

Filmografi

Film

Referensi

  1. 1 2 Ridayanti, Neneng (2017-06-20). "Peranan Perfini Dalam Mengembangkan Perfilman Nasional Indonesia 1950-1970". Jurnal Sejarah Citra Lekha. 2: 19. doi:10.14710/jscl.v2i1.13610.
  2. ↑ Vickers, Adrian (3 November 2005). A History of Modern Indonesia. Cambridge University Press. hlm. 253. ISBN 978-0-521-83493-3. Diakses tanggal 12 Januari 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 "Kisah Tragis Akhir Hidup Bapak Film Nasional". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-02. Diakses tanggal 2020-06-13.
  4. 1 2 3 Ratnasari, Yuliana. "Kematian Usmar Ismail Dipicu Kekecewaan Ditipu Produser Italia". tirto.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-14. Diakses tanggal 2020-06-13.
  5. ↑ Horison. Jajasan Indonesia. 1987. Diakses tanggal 12 Januari 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ American Universities Field Staff (1966). Reports Service: Southeast Asia series. hlm. 204. Diakses tanggal 12 Januari 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan